Suara.com - Terungkap fakta baru terkait kasus pembunuhan terhadap Sutarjo alias Ceuceu (54), pria penyuka sesama jenis alias gay di Sukabumi, Jawa Barat. Tersangka berinisial A (20) ternyata nekat membunuh Ceuceu karena menolak disodomi oleh korban.
Di balik pembunuhan itu, tersangka A ternyata menggunakan dua buah pisau, salah satunya yang dirampas dari tangan korban yang sempat dipakai untuk mengancam A. Lalu, pisau kedua yang digunakan tersangka A untuk membunuh Ceuceu ternyata berasal dari dapur.
Fakta baru itu terungkap setelah polisi menggelar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Perumahan Frinanda Blok B 1/1 Desa Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
"Kami menemukan fakta baru ternyata pisau yang digunakan tersangka A (20) untuk membunuh korban ada dua," kata Kapolres Sukabumi AKBP Tony Prasetyo dikutip dari Antara, Kamis (9/5/2024).
Menurut Tony, dua pisau tersebut ditemukan di dua tempat terpisah di dalam rumah yang merupakan TKP pembunuhan pertama di lokasi tempat terjatuhnya korban yakni di ruang tengah dan satu lagi di sekitar dapur.
Dari hasil penyidikan terungkap bahwa pisau pertama dibawa oleh korban untuk mengancam tersangka agar mau disodomi, kemudian pisau kedua yang digunakan A untuk menghabisi nyawa korban yang diambilnya dari dapur.
Saat menolak ajakan korban untuk berhubungan sesama jenis, tersangka kemudian berhasil merebut pisau yang berada di tangan korban, kemudian ditusukkan ke leher korban. Tapi saat hendak menusuk kembali pisau tersebut terjatuh berbarengan dengan korban yang juga ambruk.
Baca Juga: Kasus Polisi Tembak Polisi di Cikeas Berakhir, Kuasa Hukum Korban Tak Puas Putusan Hakim
Tidak puas, tersangka kemudian berlari ke dapur untuk mengambil pisau lainnya dan kembali menusukkan ke leher Ceuceu. Setelah itu, pisau tersebut dikembalikan lagi oleh A ke dapur.
"Diketahui tersangka menusuk korban sebanyak dua kali di leher dan untuk pisau yang digunakan bukan dibawa A. Sehingga kuat dugaan kasus ini bukan merupakan kasus pembunuhan berencana," tambahnya.
Tony mengatakan usai menghabisi nyawa korban yang juga merupakan rekannya itu sekitar pukul 03.30 WIB, tersangka kemudian melarikan diri dengan cara berjalan kaki menuju Terminal Bus Sukabumi dan kemudian naik bus jurusan Palabuhanratu-Bogor sekitar pukul 04.30 WIB.
Tersangka berhasil ditangkap di dalam bus di wilayah Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Di sisi lain, rumah yang merupakan lokasi kejadian ternyata bukan milik korban, tetapi majikannya.
Berita Terkait
-
Fakta Baru Tukang Jagal Sadis Pemutilasi Istri: Dibawa ke RS Jiwa, Tarsum Mendadak Tanya Kabar Anaknya
-
Lagi! Suami Bunuh Istri: Di Kepri Korban Ditusuk dengan Sikat Gigi, Pelaku Klaim Sakit Hati
-
Suara Pilu Anak Korban Pembunuhan di Manado: Kenapa Papa Libas Mama?
-
Viral Bocah Nangis Histeris Ibunya Tewas Dibacok Ayah di Manado: Kenapa Bukan Aku yang Dilibas?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Epik! Kolaborasi Yura Yunita, Feby Putri, dan Idgitaf Tembus 3 Besar Tren Musik YouTube
-
BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, Ini Peran BRI
-
Misteri 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan: Siapa Pemiliknya dan untuk Apa?
-
Menganyam Tradisi, Membangun Kemandirian: Reformasi Pariwisata Kemiren
-
Cerita Berakhir, Webtoon Villains Are Destined to Die Dapat Adaptasi Anime
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,13 Juta BRILink Agen
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
4 Rekomendasi Rice Cooker Cosmos untuk Anak Kos, Hemat Listrik dan Ringkas
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat Pasca Gempa Bumi Dahsyat Kolombia