Suara.com - Adanya laboratorium narkoba di Bali yang dikendalikan oleh saudara kembar asal Ukraina mengejutkan banyak pihak. Tak terkecuali warga di wilayah Bali Selatan.
Seperti diketahui Bareskrim Mabes Polri mengungkap jaringan narkoba yang beroperasi dari sebuah clandestine lab atau laboratorium narkoba rahasia di vila Sunny Village, Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, kabupaten Badung.
Laboratorium tersebut sudah beroperasi memproduksi narkoba jenis ganja hidroponik hingga mephedrone sejak September 2023.
Unit vila nomor 6 itu disebut memiliki ruang bawah tanah khusus yang dioperasikan sebagai laboratorium sekaligus ladang ganja hidroponik. Dalam unit vila seluas 218 meter persegi itu narkoba bisa diproduksi dan dipasarkan secara online.
Tim berhasil menangkap 4 tersangka. Salah satunya penangkapan terhadap pengedar jaringan Hydra.
Setelah berita tentang laboratorium narkoba ini terungkap publik pun terhenyak karena mereka mengedarkan narkoba tersebut lewat penanda yang digambar di dinding-dinding yang marak di wilayah Selatan Bali.
Adapun tulisan tersebut seperti sticker bertuliskan darknetforum2road.cc. Dimana tulisan ini ternyata merujuk pada aplikasi online yang digunakan untuk memasarkan narkoba Telegram Bot yaitu Bali Hydra Bot, Cannashop Robot, Bali Cristal Bot, Hydra Indonesia Manager dan Mentor Cannashop.
Sticker yang banyak tersebar ini sudah lama ada namun baru terendus dan para pelakunya baru-baru ini diproses hukum.
Warganet pun akhirnya sadar bahwa yang mereka lihat selama ini di jalanan ternyata merupakan kode khusus.
“Banyak sticker gini di uluwatu,” ujar @gland***
“di deket suluban, deket jalan arah pura uluwatu, di arah ke six sense, banyak pokonya ini,”ujar @msuw***
“uluwatu kan memang jadi salah satu tempatnya para rusia, dideportasi dari Thailand, disambut dibali dengan slogan investor,” ujar @kaleb***
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM