Suara.com - Polisi menyatakan pesinetron Epy Kusnandar (EK) terbukti positif menggunakan narkotika jenis ganja. Ganja tersebut diperoleh dari partner bisnisnya yang juga selebritas, Yogi Gomblez.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes M. Syahduddi mengatakan saat ditangkap Epy yang merupakan pemeran tokoh Kang Mus dalam sinetron 'Preman Pensiun' itu tengah menghisap ganja di atas sebuah pohon yang berada di belakang apartemennya.
“Pada tanggal 21 Maret, (ganja) dikonsumsi sekitar pukul 4.00 WIB di atas pohon di belakang apartemen,” kata Syahduddi di Mapolres Jakarta Barat, Jumat (17/5/2024).
Saat itu, kata Syahduddi, Epy mengkonsumsi ganja pemberian Yogi seorang diri.
Epy juga tidak langsung menghabiskan selinting ganja pemberian Yogi. Epy sempat menyisakan ganja tersebut untuk dihisapnya kembali.
“Ek sendiri tidak langsung menghabiskan satu langsung ganda tersebut. Melainkan ketika sisa setengah linting disimpan dalam toples kosong,” ucapnya.
Menurut Syahduddi, alasan Epy mengkonsumsi ganja di atas pohon lantaran was-was atau takut ketahuan.
“Ya yang bersangkutan baru sekali mengonsumsi ganja, mungkin ada rasa was-was ketakutan untuk mengonsumsi ganja,” tuturnya.
Baca Juga: Ketika Yogi Gamblez 'Dipajang' Bak Kriminal di Polres Jakbar, Epy Kusnandar Absen karena Depresi
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif