Suara.com - Polisi mengklaim telah berhasil mengidentifikasi pelaku penusuk imam musala bernama Muhammad Saidi (71) di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Berdasar hasil penyelidikan sementara, pelaku diperkirakan berusia di bawah 30 tahun dengan warna kulit sawo matang dan tinggi 173 cm.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan mengatakan, tim khusus hingga kekinian masih berupaya menangkap pelaku.
"Timsus yang dibentuk bapak Kapolres Metro Jakarta Barat (Kombes M. Syahduddi) masih bekerja. Kita sudah mengantongi identitas pelaku," kata Andri kepada wartawan, Kamis (23/5/2024).
Andri juga memastikan pihaknya akan terus memburu pelaku hingga tertangkap.
"Kita akan kejar terus," katanya.
Sebelumnya Saidi diberitakan tewas usai ditusuk oleh orang tidak dikenal. Peristiwa itu terjadi saat Saidi mengambil air wudhu di musala Uswatun Hasanah, Jalan Pesing Garden, RT4/8 Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (16/5/2024).
Pantauan Suara.com di lokasi kejadian, musala tempat Saidi ditikam berdampingan dengan kediamannya. Berdasarkan informasi warga sekitar, musala tersebut memang berdiri di tanah milik Saidi.
Mulanya para jemaah tidak tahu peristiwa penusukan tersebut. Jamaah baru mengetahui kejadian ini saat korban berteriak maling sebanyak 2 kali.
Keluarga Saidi sempat membawanya ke Rumah Sakit Graha Kedoya. Namun nahas nyawa Saidi tidak dapat tertolong.
Baca Juga: Publik Curiga Polisi Bukan Tangkap Pegi Perong Sebenarnya, Polda Jabar: Tak Usah Terpancing Opini!
Berita Terkait
-
Sosok Pegi dan Perannya di Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Kok Bisa 8 Tahun Jadi Buronan?
-
LPSK Pertimbangkan Beri Perlindungan Saksi Fakta Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
-
Saksi Fakta Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Ajukan Perlindungan ke LPSK, Dapat Ancaman?
-
5 Fakta Pegi Perong Pelaku Kasus Vina Cirebon Ditangkap, DPO 8 Tahun Jadi Kuli Bangunan
-
Publik Curiga Polisi Bukan Tangkap Pegi Perong Sebenarnya, Polda Jabar: Tak Usah Terpancing Opini!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam,1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi