Bahkan, Ronny menyebut langsung menginstruksikan seluruh petugas keamanan yang bertugas untuk melakukan penyisiran terhadap pihak-pihak yang mencurigakan di lokasi.
“Sebenarnya dari tim satgas sudah sigap waktu itu berkomunikasi, dan bentuk tanggung jawab kita sebagai keamanan. Dan memang dari kami, kemarin situasinya crowded ya, dan memang kita sudah berusaha menjaga supaya area sini supaya tidak terjadi kekacauan, keribuatan dan lain-lain. Itu sudah kami lakukan,” kata Ronny.
Untuk mengantisipasi peristiwa serupa terjadi di lokasi Rakernas, Ronny menerjukan petugas keamanan untuk menjaga area Media Center serta lokasi yang menjadi tempat doorstop wartawan.
“Prinsipnya kita menghargai kerja-kerja teman-teman dalam peliputan. Kita akan lebih memperketat lagi. Saya sudah bertugaskan satgas disini,” ucap Ronny.
“Kita juga tidak mungkin membatasi gerak gerik teman-teman dalam mengambil gambar, saya sangat mengerti dan berkomunikasi. Kalau ada apa-apa segera kontak saya dan saya bersama satgas akan menjaga area sini untuk membantu teman-teman,” sambung dia.
Di akhir pernyataan, sebagai bentuk turut prihatin dari pihak panitia Rakernas V PDIP, diserahkan pengganti gawai rekan-rekan media yang hilang.
Penyerahkan gawai itu diserahkan oleh Masinton kepada perwakilan rekan media yang kehilangan gawai.
Dikabarkan sebelumnya, salah satu media nasional memberitakan soal kehilangan gawai milik wartawan saat bertugas di pembukaan Rakenas V PDIP. Kehilangan terjadi pada wartawan dari media Narasi, Jawapos TV, dan Kompas TV.
Dimana, dalam narasi berita itu mempertanyakan pihak keamanan yang bertugas saat kedatangan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Sehingga, gawai milik wartawan hilang saat kedatangan Megawati di arena Rakernas V PDIP.
Baca Juga: Puan Maharani Respons Godaan Megawati Soal Jadi Ketum PDIP: Berdoa Saja, Insyaallah..
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru