Suara.com - Seorang turis asing mengunjungi lokasi wisata air terjun Bantimurung di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu 25 Mei 2024.
Langkah turis pria memakai topi bernama Aron tersebut direkam oleh seorang bernama Dodo Mursalim.
"Aron ada tiket," tanya pria yang merekam.
Turis itu pun tersenyum sambil berjalan menuju loket pembelian tiket masuk.
Sampai depan loket, turis itu geleng-geleng kepala. Tidak jadi membeli tiket. "No No," katanya.
Harga untuk turis mancanegara di wisata alam air terjun Bantimurung Kabupaten Maros tertulis Rp255 ribu per orang. Sementara untuk wisatawan lokal Rp35 ribu per orang.
Perekam mengatakan turis pria tersebut datang bersama istrinya.
Taman wisata alam Bantimurung merupakan bagian dari bentangan kawasan karst di Kabupaten Maros. Merupakan taman wisata alam terindah kedua di dunia setelah kawasan wisata karst di Denmark.
Saat libur Hari Raya Keagamaan, Bantimurung selalu menjadi langganan untuk berekreasi bersama keluarga, kerabat dan teman. Baik merupakan warga Maros maupun dari luar Kabupaten Maros.
Baca Juga: Viral 'New Moscow' Bali Bikin Warga Lokal Resah, WN Rusia Diduga Bikin Usaha Tanpa Izin
Retribusi masuk ke lokasi wisata Bantimurung lebih mahal dibandingkan destinasi wisata lainnya di Kabupaten Maros. Namun tidak menyurutkan niat wisatawan lokal berwisata ke tempat ini.
Harga karcis masuk seharga Rp35 ribu per orang untuk dewasa akan terasa berat jika membawa banyak anggota keluarga. Apalagi bagi turis mancanegara yang harus membayar tujuh kali lipat dari harga lokal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya