Suara.com - Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan pemerasa di Kementerian Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengeklaim uang gajinya selama jadi Wakil Gubernur dan saat menjabat Gubernur Sulawesi Selatan selalu dipegang oleh bawahannya.
Hal itu dia sampaikan saat menanggapi kesaksian Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsin Sulawesi Selatan Abdul Malik Faisal.
Awalnya, SYL mengonfirmasi kedekatannya dengan para bawahannya selama menjabat di Pemprov Sulsel. Dia juga mengatakan tidak pernah memberhentikan orang secaara sewenang-wenang.
“Pernah kah saya marah sebagai pejabat, kamu lama, 20 tahun bersama saya, kemudian langsung mengganti pejabat yang bersangkutan?” kata SYL di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (10/6/2024).
“Tidak pernah,” jawab Malik.
“Demi Allah?” ucap SYL menekankan.
“Demi Allah,” tegas Malik.
“Pernah enggak kalau ada pejabat yang jelek lah katakanlah, kemudian saya berhentikan di perjalanan atau menunggu sampai ada mutasi atau menunggu sampai dia pensiun? Seperti apa?” cecar SYL.
“Biasanya menunggu sampai pensiun,” timpal Malik.
Kemudian, SYL menanyakan perihal honor yang dia terima saat menjabat di Pemprov Sulsel. SYL mengaku bahwa Malik memegang seluruh honor yang diterimanya tanpa pernah dia hitung.
“Honor-honor itu kamu pegang atau ditaruh di tas? Tas itu dikunci atau terbuka saja dipegang oleh ajudan?” kata SYL.
“Tidak terkunci,” balas Malik.
“Tidak terkunci, jelas tidak terkunci?” tegas SYL.
“Tidak terkunci,” ucap Malik lagi.
“Setiap saat ajudan atau kamu boleh ambil dalam tas itu?” ujar SYL.
Tag
Berita Terkait
-
Curigai Kesaksian PNS Sulsel, Hakim Ungkit Ucapan Putra SYL: Dindo Berani Sodorkan Nama di Kementan, Apalagi di Daerah!
-
Hari Ini Diperiksa, Apa yang Dikorek KPK ke Adik Kandung SYL Andi Tenri Angka Yasin Limpo?
-
Disebut Pernah Tolak Duit dalam Kardus, Pesan SYL Diungkap PNS Sulsel di Sidang: Jangan Kau Terhina Gara-gara Uang!
-
Curhat Banyak Tanggungan Keluarga, SYL Ngemis ke Hakim Minta Rekening Gaji yang Diblokir Dibuka Lagi
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis