Suara.com - Viral di media sosial seorang guru SD murka terhadap bus yang melintas di depan sekolahnya. Diduga guru tersebut memarahi sopir bus yang membunyikan klakson telolet.
Video yang memperlihatkan detik-detik guru SD marah tersebut salah satunya diunggah akun X @NyaiiBubu.
Dalam video yang diunggah terlihat sebuah bus berwarna ungu melintas di sebuah jalanan. Tak lama kemudian bus itu membunyikan klakson telolet melewati depan sekolah dasar (SD).
Tiba-tiba muncul guru SD yang langsung memukul bagian samping, tepatnya di sisi sopir bus. Dia tampak marah diduga karena bus membunyikan klakson telolet yang melintas di depan sekolahan.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sebuah sekolah dasar di wilayah Depok.
Klakson telolet belakangan mulai dilarang. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau perusahaan otobus untuk tidak memasang klakson semacam itu.
Unggahan tersebut mendapat banyak komentar dari warganet. Tak jarang yang ikut geram dengan sopir bus.
"Selain supir, itu anak2 jg hrs dinasehatin. Jgn jumpalitan kalo ada telolet lewat," cuit akun @Air*****.
"Boleh lah, pak guru gaji nya dinaekin," tulis akun @Sasor*******.
Baca Juga: Istri Diam-diam Pergoki Curhatan Suami dengan ChatGPT, Isinya Jadi Sorotan Netizen: Kasihan..
"Langsung jd kepsek ini guru," komentar akun @Eksaud********.
"Salahin bocilnya lah ngapain keluar sekolah waktu pelajaran masih berlangsung? Ga liat tuh bocil jingkrak jingkrak liat bis minta telolet,ya salahin lah. Goblok," cuit akun @EmhaN******.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029