Suara.com - Seorang warga menjadi korban ledakan yang terjadi di Desa Ligarmukti, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (12/6/2024) sekitar pukul 13.50 WIB.
Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, kondisi terkini korban akibat ledakan itu tengah menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Pasalnya, korban mengalami luka berat akibat ledakan tersebut hingga harus menjalani amputasi pada tangan dan kaki kirinya.
Informasi yang diterima, korban akibat ledakan itu diketahui bernama Nurmanto, dan saat ini tengah dalam penanganan pihak rumah sakit.
Menurut Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, ledakan bermula saat Saipan, seorang pedagang yang berjualan di depan rumah korban, mendengar suara ledakan keras.
Saipan kemudian segera melapor kepada ketua RT setempat dan menghubungi mobil siaga desa untuk mengevakuasi korban ke RSUD Cileungsi.
Tim Jibom Koorbrimob Polri dan Jibom Satbrimobda Polda Metro Jaya langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Keesokan harinya, Tim Puslabfor Polri turut melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab ledakan.
"Di TKP ditemukan serbuk potasium, dugaan sementara, ledakan berasal dari bahan peledak. Saat ini Densus 88 pun turut mendalami dan menyelidiki kasus ini," ujarnya kepada wartawan.
Sebelumnya, Polres Bogor menemukan serbuk potasium di lokasi ledakan, Desa Ligarmukti, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang menyebabkan satu orang luka parah.
Baca Juga: Apa Itu Serbuk Potasium Yang Ditemukan Polisi di Lokasi Ledakan Klapanunggal Bogor
"Betul, di TKP (tempat kejadian perkara) ditemukan serbuk potasium," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara, kepada wartawan.
Potasium merupakan zat yang dapat larut dalam air dan bisa meledak jika disimpan dalam suhu 120 derajat celcius. Salah satu unsur Kimia ini tidak sulit ditemukan karena merupakan bahan pokok dalam industri zat warna.
Polres Bogor melibatkan tim Densus 88 hingga Puslabfor Polri untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penemuan serbuk potasium.
Teguh mengungkapkan, peristiwa ledakan terjadi di sebuah rumah pada Rabu (12/6) sekitar pukul 13.50 WIB, menyebabkan satu korban Bernama Nurmanto harus diamputasi, dan saat ini masih menjalani penanganan medis di ruang ICU.
"Kondisi korban dari RSUD Cileungsi dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta dan telah menjalani tindakan medis berupa amputasi tangan kiri dan kaki kiri, saat ini belum sadar," ungkap Teguh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia
-
Hujan Deras Bikin 10 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
-
Gus Yahya Bantah Tunjuk Kembali Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU
-
Longsor Akibat Kecelakaan Kerja di Sumedang: Empat Pekerja Tewas
-
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Tawuran di Terowongan Manggarai
-
Hujan Deras Genangi Jakarta Barat, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
-
Alasan Kesehatan, 5 Terdakwa Korupsi Pajak BPKD Aceh Barat Dialihkan Jadi Tahanan Kota
-
Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Ini 5 Kebiasaan yang Kini Bisa Dipidana oleh KUHP Nasional
-
Misteri Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok, Ini 7 Fakta Terkini