Suara.com - Hilirisasi adalah proses mengolah bahan mentah atau bahan baku menjadi produk setengah jadi atau produk jadi dengan nilai tambah yang lebih tinggi.
Ini biasanya melibatkan transformasi industri di mana sumber daya alam dieksploitasi dan diproses lebih lanjut dalam negeri, sebelum diekspor atau didistribusikan ke pasar lokal.
Hilirisasi bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.
Manfaat Hilirisasi
1.Pendapatan yang Lebih Tinggi
Dengan mengolah bahan mentah menjadi produk yang lebih bernilai, negara dapat memperoleh pendapatan yang lebih tinggi dari ekspor produk jadi dibandingkan dengan ekspor bahan mentah.
2.Diversifikasi Ekonomi
Hilirisasi membantu dalam diversifikasi ekonomi dengan menciptakan berbagai jenis produk yang dapat diproduksi dan dipasarkan.
3.Pekerjaan Baru
Baca Juga: Apa Itu Istidraj Dalam Islam?
Proses hilirisasi memerlukan tenaga kerja untuk berbagai tahap produksi, dari pengolahan bahan baku hingga produksi produk jadi, yang dapat menciptakan banyak lapangan kerja baru.
4.Peningkatan Keterampilan
Pekerja akan mendapatkan pelatihan dan pengalaman dalam teknologi dan proses industri yang lebih maju.
5.Stabilitas Ekonomi
Dengan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah yang harga pasarnya cenderung fluktuatif, ekonomi negara menjadi lebih stabil.
6.Kemandirian Ekonomi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar