Suara.com - Ketua Tim Pengawas (Timwas) DPR RI Muhaimin Iskandar tegas menyerukan harus ada perbaikan yang fundamental dan revolusioner pada penyelenggaraan ibadah haji.
Hal ini disampaikan Muhaimin saat bertemu dengan dua sekjen partai politik, Ahmad Muzani dan Lodewijk Freidrich Paulusdi Mina, Arab Saudi sekaligus evaluasi pelaksanaan haji 2024.
Ditegaskan oleh Cak Imin, perbaikan fundamental dan revolusioner wajib dilakukan pada pelaksanaan haji. Hal ini demi tidak lagi terulang kesalahan yang sama.
"Semoga ada perbaikan fundamental dan revolusioner dalam pelaksanaan haji mendatang. Karena tiap tahun selalu terulang kesalahan yang sama tanpa perubahan berarti," cuit Cak Imin di unggahan akun X miliknya, Selasa (18/6/2024).
Cuitan dari Cak Imin ini pun langsung mendapat respon dari pengguna X lainnya.
"Membereskan urusan haji dgn cuma mengharapkan ada perbaikan di tahun depan... gimana sih cak Imin? Apa gak ada cara lain yang bisa dilakukan DPR? Mengganti personil penanggung jawab, benahi lembaga pengelola, sekaligus peraturannya, kek? Kalo cuma berdoa mah bukan negara namanya," komentar salah satu netizen.
"Gas terus cak. Sedih kalo liat tiap tahun kayak gini. Sudah lebih baik dr tahun kemarin mungkin, tp belum sama baiknya minimal sama dengan negara2 lain. Momen Internasional yang tiap tahun Indonesia malu," timpal akun lainnya.
Cak Imin menyatakan pihaknya menerima berbagai laporan masalah terkait penyelenggaraan haji pada tahun 2024.
Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, dia menjelaskan salah satu masalah utama adalah air conditioner (AC) yang tidak berfungsi di banyak lokasi.
Baca Juga: Lontar Jumrah Aman dan Nyaman: Ini 10 Panduan untuk Jemaah Haji
"Ada banyak laporan yang masuk, yang pertama matinya AC di mana-mana," ujarnya dikutip dari Antara.
Selain itu, tenda jemaah haji Indonesia yang melebihi kapasitas. Menurut dia, tenda yang disediakan tidak mampu menampung jumlah jemaah yang ada, dan tidak dilengkapi dengan kasur yang memadai.
"Overcapacity tendanya, tidak ada kasur. Ini semua harus dikalkulasikan," katanya menegaskan.
Timwas Haji DPR RI juga menemukan adanya penempatan tenda jemaah yang tidak sesuai dengan maktab yang telah ditentukan. Pengawasan masih terus, terutama saat jemaah melaksanakan prosesi melempar jamrah aqabah di Mina.
Sebelumnya, Gus Muhaimin mengungkapkan adanya keterlambatan transportasi bus yang membawa jemaah haji dari pemondokan ke Arafah. Pengantaran jemaah yang dijadwalkan pada pagi hari mengalami keterlambatan hingga siang dan sore hari. Hal ini tentunya mengganggu kenyamanan dan kelancaran ibadah jemaah.
"Beberapa temuan yang diperoleh Timwas akan dievaluasi," katanya.
Berita Terkait
-
Lontar Jumrah Aman dan Nyaman: Ini 10 Panduan untuk Jemaah Haji
-
Viral! Potret Tenda Jemaah Haji Indonesia Perempuan Lelaki Digabung, Netizen Sampai Berang
-
Dalih Raffi Ahmad Dikritik Kebanyakan Ngonten saat Ibadah Haji, Singgung Keistimewaan Haji Furoda
-
Viral Sapi Mati Sebelum Disembelih Gegara Terjerat Tali, Netizen Simpati ke Pemiliknya
-
Raffi Ahmad Terciduk Naik Bus Buatan China saat Ibadah Haji, Interiornya Tak Disangka
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM
-
Tawuran di Manggarai Berhasil Dibubarkan, Lalu Lintas dan Layanan Transjakarta Kembali Normal
-
BMKG Kalteng Ingatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
-
KPK: Wacana Pilkada Dipilih DPRD Harus Disertai Regulasi Jelas dan Pengawasan Ketat