Suara.com - Nama Habib Bahar bin Smith masih menjadi sorotan setelah perseteruannya dengan pedangdut, Rhoma Irama. Habib Bahar bahkan dituding sebagai ulama gadungan karena doyan flexing.
Tidak hanya pamer kekayaan, Habib Bahar bin Smith bahkan kerap melontarkan hadis palsu yang tentu dapat merugikan dirinya dan disalahartikan oleh pendengar ceramahnya.
Hal itu diungkapkan oleh Guru Gembul yang pernah mengorek sejumlah pernyataan Habib Bahar di kanal YouTube miliknya, Guru Gembul Channel.
Guru Gembul sendiri menyoroti pernyataan Habib Bahar yang memberikan syarat jika dirinya akan menjalani tes DNA tetapi harus mengambil darah Rasullullah SAW untuk dicocokkan dengannya.
Habib Bahar bahkan menuding yang menyuruhnya mengecek tes DNA adalah orang yang lahir dari hasil zina dan orang-orang munafik karena meragukan ke silsilah kenabiannya. Habib Bahar sendiri mengutip dari salah satu hadis yang ia ketahui.
"Karena menurut beliau (Habib Bahar) bagi siapa yang meragukan silsilah kenabian, kemuliaan dari silsilah kenabian, maka orang itu pasti orang munafik atau orang zina atau orang yang lahir dari hubungan seksual di kala menstruasi," ujar Guru Gembul dikutip, Selasa (2/7/2024).
Guru Gembul pun menegaskan bahwa apa yang disampaikan Habib Bahar bin Smith adalah hadis dhoif atau lemah. Bahkan hadis tersebut adalah palsu.
"Jadi yang disampaikan itu hadis palsu, jadi hadisnya diriwayatkan oleh satu orang, satu jalur itu dan enggak ada yang lain. Dari jalur itu, itu putus-putus, bahkan ada yang putusnya itu berurutan. Dengan demikian secara sanad hal ini tak bisa diterima sebagai hadis," ungkap Guru Gembul.
Tidak hanya itu, hadis palsu yang lagi-lagi digunakan Habib Bahar adalah orang yang ragu dengan ahlul bait adalah keturunan Yahudi. Bahkan Guru Gembul menyayangkan hadis yang digunakan penceramah asal Manado tersebut hanya untuk mempertahankan silsilah kenabiannya.
Baca Juga: Siapa Guru Gembul? Sosok Jafar Rohadi Tegas Sebut Habib Bahas bin Smith Ulama Gadungan
"Yang sering juga dilontarkan sama beliau, siapapun yang menolak ahlul bait atau yang membenci ahlul bait dia termasuk orang Yahudi. Ya ini hadis palsu juga baraya, jadi hadis ini diriwayatkan oleh Imam Tobrani tapi beliau sendiri yang menyebut hadis ini hadis palsu," kata guru yang bernama asli Jafar Rohadi.
"Kenapa dia sering melontarkan hadis-hadis ini, dan uniknya yang dia sampaikan berhubungan dengan habib. Hadis yang berhubungan dengan kemuliaan nasab dirinya. Jadi itu semua untuk membela nasab dirinya. Nah ini kan bermasalah," kritiknya.
Guru Gembul pun mengingatkan bahwa memang keturunan atau orang yang masih satu garis dengan silsilah nabi harus dihormati. Namun hormatnya bukan seperti yang dilakukan Habib Bahar bin Smith.
Ia juga tak menampik, bahwa keturunan nabi tak lepas dari dosa. Bahkan hukuman akan mereka dapatkan meskipun sebagai seorang habib.
"Yang benar tetap kita hormati, tapi jangan pernah memberikan mereka privilage urusan hukum, privilage urusan-urusan yang lain," kata Guru Gembul.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Pesawat Tanker KC-135 Milik AS Jatuh Saat Operasi Militer di Iran
-
Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen