Suara.com - Pegi Setiawan kini dapat menghirup udara bebas usai dibebaskan dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon. Pegi memenangkan gugatan praperadilan yang dikabulkan Pengadilan Negeri (PN) Bandung.
Diketahui, Pegi Setiawan dibebaskan dari tahanan Ditreskrimum Polda Jawa Barat sekitar pukul 21.45 WIB pada Senin (8/7/2024) kemarin.
Dengan muka bahagia, Pegi Setiawan tak henti mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang selalu mengawal kasusnya.
Hal itu diungkapkannya di hadapan para wartawan yang telah menunggunya, seperti yang diunggah oleh akun Instagram @undercover.id.
"Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh," ucap Pegi.
"Saya Pegi Setiawan dan pihak keluarga dan pihak kuasa hukum mau mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sudah mendoakan saya, yang sudah mendukung saya," katanya lagi.
Tak henti mengucap terimakasih, Pegi juga sangat bersyukur banyak netizen yang telah membela dan mendukung dirinya selama ini.
"Dan saya mau juga mengucapkan terimakasih banyak kepada Presiden bapak Joko Widodo, Presiden yang terpilih Prabowo Subianto dan tim yang lainnya," ungkapnya.
"Dan saya juga mengucapkan kepada seluruh netizen Indonesia yang sudah mau mendukung saya dan mau mendoakan saya dan saya mau mengucapkan sama wartawan ke seluruh Indonesia, tim kuasa hukum saya yang selama ini sudah mendukung saya, sudah membela saya," ucap Pegi.
Baca Juga: Wapres 'Sentil' Polisi Soal Pegi Setiawan: Kalau Tangkap Betul-Betul Firm dan Buktinya Cukup
Pegi juga berharap agar kasus Vina itu bisa segera terungkap kebenarannya.
"Terimakasih banyak, tidak bisa diucapkan dengan kata-kata, saya sangat bahagia semoga takdir kebenaran ini bisa terungkap semua, Amin," jelas Pegi.
Seolah telah rindu beraktivitas secara normal, Pegi mengaku ingin segera bekerja seperti sebelumnya lagi.
"Setelah ini mau pulang terus istirahat terus lanjut kerja," pungkas Pegi.
Unggahan itu langsung menuai beragam komentar dari warganet yang melihatnya. Ada yang mengaku salut dengan sikap Pegi yang masih memikirkan ingin lanjut bekerja hingga menyinggung soal dana ganti rugi yang seharusnya diberikan pihak berwajib lantaran kasus ini.
"Aparat hukum yg kemarin nangkap beliau apakabar ?," kata akun @ok***su.
Berita Terkait
-
Wapres 'Sentil' Polisi Soal Pegi Setiawan: Kalau Tangkap Betul-Betul Firm dan Buktinya Cukup
-
Siapa Pengacara Pegi Setiawan? Ternyata Pernah Bantu Raffi Ahmad
-
Pegi Setiawan Ternyata Korban Salah Tangkap, Wapres Maruf Amin Sebut Polda Jabar Tak Fokus Usut Kasus Vina
-
Hakim yang Bebaskan Pegi Termasuk Orang Sederhana, Harga Motornya Setara Dua Ponsel
-
Girang Disambut Bak Pahlawan saat Balik ke Rumah, Pegi Janji Beri Sumbangan ke Masjid: Ungkapan Syukur usai Bebas!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup