Suara.com - Sudaryono menyinggung pentingnya kedaulatan pangan begitu selesai dilantik Presiden Jokowi menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan). Politisi Partai Gerindra itu memastikan akan kedaulatan pangan akan terus berlanjut hingga ke pemerintahan mendatang.
Salah satu upaya membuat negara berdaulat atas pangan ialah melalui food estate. Program tersebut turut disebut Sudaryono.
Menurutnya, hasil panen dari food estate bisa dimanfaatkan, semisal keperluan untuk pemenuhan makan bergizi gratis yang menjadi program andalan Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto.
"Lho tentu dong," kata Sudaryono usai pelantikan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Bukan cuma untuk program makan siang bergizi gratis, Sudaryono memandang hasil panen food estate bisa untuk berbagai macam hal.
"Kan namanya produksi nasional tentunya dipakai untuk apa aja, dijual di pasar, dibeli masyarakat jadi ada premium macem-macem. Enggak terus food estate khusus ini saja gitu loh. Ini kan namanya produktivitas produksi pangan nasional," kata Sudaryono.
Sudaryono memahami tugas barunya sebagai wamentan bukan tugas yang ringan. Walau begitu, ia akan menjalankan tugas yang telah dicanangkan Jokowi dan dijalankan di pemerintahan saat ini hingga berlanjut ke pemerintahan mendatang.
"Dan tentunya akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan oleh presiden terpilih kita, Bapak Prabowo Subianto dalam kaitannya kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan bagi bangsa kita," ujarnya.
Baca Juga: Elektabilitas Kaesang Jeblok Dan Ridwan Kamil Menjauh, Gerindra Mau Dukung Siapa Di Pilgub Jakarta?
Berita Terkait
-
Jadi Wamenkeu II, Tugas Keponakan Prabowo Kawal APBN 2025, Termasuk untuk Program Makan Bergizi Gratis
-
Resmi jadi Wamenkeu II, Thomas Akui Jabatan Barunya Bentuk Kelanjutan Era Jokowi ke Prabowo
-
Sudaryono Batal Nyagub di Jateng Gegara jadi Wamentan, Gerindra Ubah Dukungan ke Ahmad Luthfi?
-
Tak Jadi Maju di Pilgub Jateng, Sudaryono Dapat Tugas dari Gerindra Jadi Wamentan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK