Suara.com - Aksi sejumlah warga yang menurunkan sampah ke kantor bupati yang diangkut beberapa truk menjadi viral setelah videonya beredar di media sosial. Sontak, halaman parkir kantor bupati yang tadinya bersih berubah seperti tempat pembuangan sampah alias velbak.
Dikutip Suara.com pada Rabu (24/7/2024), dari video yang dibagikan akun Instagram @memomedos, awalya tampak sejumlah truk yang mengangkut sampah beringinan masuk ke kantor bupati. Setelahnya, timbunan sampah yang diangkut truk-truk itu lalu ditumpahkan di halaman parkir gedung bupati.
Berdasar narasi dalam video itu, aksi warga yang memindahkan tumpukan sampah itu terjadi di Kantor Bupati dan DPRD Sintang, Kalimantan Barat pada Selasa (23/7/2024) kemarin.
Setidaknya ada 4 truk berisi tumpukan sampah yang sengaja dibawa warga untuk dipindahkan ke kantor bupati dan gedung dprd itu. Hal itu sebagai bentuk protes masyarakat terhadap pemkot Sintang atas dibiarkannya sampah-sampah di lingkungan mereka.
Dalam video tersebut, tampak seorang perwakilan dari Bupati Sintang mendatangi warga yang melakukan aksi penumpukan sampah di kantor tersebut.
Salah satu warga pun mengaku melakukan aksi ini karena sebagai bentuk agar jajaran pemda juga ikut menikmati bau sampah yang sudah menumpuk di lingkunan masyarakat.
"Kenapa sampah-sampah di depan rumahku gak pernah digubris. Jadi saya pindahkan, supaya pemerintah tahu, kami ini menikmati sampah itu gak enak," ujar warga dalam video itu.
Jika aksi protes ini tidak digubris oleh Bupati dan DPRD, warga pun mengancam akan memenuhi kantor pemerintah dengan sampah.
"Jadi kalau ini tidak ditanggapi, Sampah yang ada di Sintang, kami akan tumpuk semua di sini," ujar warga lainnya.
Video yang menampilkan aksi warga yang memindahkan timbunan sampah dengan menggunakan truk ke kantor Bupati dan DPRD Sintang lantas menjadi sorotan netizen. Kebanyakan netizen pun memuji aksi protes warga atas ketidakpedulian pemerintah terhadap sampah.
"Ini baru demo," puji salah satu netizen.
"Mantap pak," salut yang lain disertai emoji api.
"Nah bener, nih tempatnya emang di sana," sahut netizen yang lainnya.
Di sisi lain, ada warganet yang menyinggung aksi warga itu dengan Pandawara Group, komunitas anak muda yang gemar membersihkan lingkungan di sejumlah daerah di Indonesia.
"Pandawara tepuk tangan ke bupati," timpal yang lainnya disertai emoji aplaus.
Berita Terkait
-
Walhi Curiga Pemprov Jakarta Sengaja Membiarkan Masalah Sampah Terus Terjadi: Ada Proyek di Sana, Mereka Untung
-
Helldy Agustian Diundang ke Jepang untuk Bahas Pengelolaan Sampah
-
Buang Sampah ke Laut, Pria di Pamekasan Ini Minta Diburu
-
Viral! Ketahuan dari Paket Online, Wanita Ini Dikirimi Sekarung Sampah Karena Buang Sampah Sembarangan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim