Suara.com - Serangan pembakaran mengacaukan jaringan kereta cepat Prancis yang mengakomodasi puluhan ribu penumpang terjadi pada Jumat, dalam upaya sabotase terencana beberapa jam menjelang upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024.
Sabotase tersebut terjadi saat ibu kota Prancis berada di bawah pengamanan ketat menjelang upacara pembukaan Olimpiade, dengan diperkirakan 300 ribu penonton dan sejumlah tamu VIP akan menghadiri acara tersebut, demikian dikutip AFP.
Apa yang menjadi target?
Kebakaran yang mempengaruhi jalur Atlantik, wilayah utara dan timur Prancis menyebabkan pembatalan dan penundaan jadwal kereta pada saat lalu lintas sangat padat untuk perjalanan liburan musim panas.
"Pagi ini, tindakan sabotase yang terkoordinasi dan dipersiapkan telah dilakukan terhadap instalasi SNCF," kata Perdana Menteri Gabriel Attal.
Kepala Eksekutif perusahaan kereta Prancis, SNCF, Jean-Pierre Farandou, mengatakan bahwa para penyerang telah memulai kebakaran di saluran yang membawa banyak kabel serat optik. Kabel tersebut berfungsi untuk menyampaikan informasi keselamatan bagi masinis, atau mengontrol motor untuk titik yang mengubah rel.
Siapa yang terdampak?
Sekitar 800 ribu penumpang diperkirakan akan terpengaruh selama akhir pekan karena kerusakan berat dan membutuhkan banyak tenaga kerja untuk memperbaikinya.
Jaringan kereta api Prancis diperkirakan akan sibuk akhir pekan ini, tidak hanya karena Olimpiade tetapi juga karena orang-orang kembali dari atau pergi untuk liburan musim panas mereka.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Ini Jadwal 4 Wakil Indonesia di Hari Kedua Badminton Olimpiade Paris 2024
Kepala Layanan Penumpang SNCF, Christopher Fanichet, mengatakan ada penundaan 90 menit hingga dua jam pada layanan antara Paris dan utara serta timur Prancis. Satu cabang utama dari jaringan yang memiliki jalur ke tenggara Prancis luput dari serangan.
Operator kereta cepat Eurostar mengatakan sekitar satu dari empat layanan di seluruh jaringannya yang menghubungkan Prancis, Inggris, Belgia, Belanda, dan Jerman akan dibatalkan, termasuk kereta dari Paris ke London.
Apa yang terjadi selanjutnya?
Farandou mengatakan tim dari SNCF akan memperbaiki kabel satu per satu secara manual yang membutuhkan ratusan pekerja.
Namun pada Jumat sore, Menteri Transportasi Patrice Vergriete mengatakan bahwa beberapa rute keberangkatan tetap berlangsung, dengan satu dari tiga kereta beroperasi dari stasiun Montparnasse di Paris, terminus jalur menuju Bordeaux dan pantai Atlantik. Lalu lintas normal diharapkan akan kembali pada Senin, 29 Juli.
Siapa pelakunya?
Berita Terkait
-
Jangan Lewatkan! Ini Jadwal 4 Wakil Indonesia di Hari Kedua Badminton Olimpiade Paris 2024
-
Pertemuan Perdana, Jonatan Christie akan Hadapi Wakil Belgia di Olimpiade Paris 2024
-
Laga Perdana Olimpiade 2024, Apriyani/Fadia Bersiap Hadapi Wakil Jepang
-
Hari Pertama Olimpiade Paris 2024, Rinov/Pitha Lawan Unggulan Korea
-
Bulutangkis Olimpiade Mulai Besok, Ini Dia Jadwal Tanding Wakil Indonesia!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!