AP telah melakukan berbagai upaya untuk berbicara dengan atlet Israel namun tidak berhasil.
Bahkan dalam situasi terbaik sekalipun, sulit untuk mempertahankan program pelatihan Olimpiade yang aktif di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur. Hal ini hampir mustahil terjadi dalam sembilan bulan perang antara Israel dan Hamas karena sebagian besar infrastruktur olahraga di negara tersebut telah hancur.
Di antara diaspora Palestina yang besar di seluruh dunia, banyak atlet di tim tersebut lahir atau tinggal di tempat lain, namun mereka sangat peduli dengan politik tanah air orang tua dan kakek-nenek mereka. Di antara mereka adalah perenang Palestina-Amerika Valerie Tarazi, yang membagikan keffiyeh tradisional kepada para pendukungnya di sekitarnya pada hari Kamis.
“Anda bisa hancur di bawah tekanan atau menggunakannya sebagai energi,” katanya. “Saya memilih untuk menggunakannya sebagai energi.”
Berita Terkait
-
Penuh Magis! Celine Dion Bawakan Lagu Hymne A L'Amour di Pembukaan Olimpiade Paris 2024
-
Kontingen Israel Dicemooh, Sorak-sorai 'Palestina!' Menggaung di Pembukaan Olimpiade Paris
-
Diguyur Hujan, Lady Gaga dan Celine Dion Meriahkan Pembukaan Olimpiade Paris di Atas Sungai Seine
-
Pakai Jas Hujan Transparan, Begini Momen Prabowo Lambaikan Tangan ke Kontingen RI di Pembukaan Olimpiade Paris
-
4 Hal Menarik Seputar Pembukaan Olimpiade Paris 2024, Celine Dion Comeback
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
"Saya Mohon Maaf," Ucapan Gibran di Tengah Duka Longsor Maut Bandung Barat
-
2 Polisi Gugur Terhimpit Truk Saat Bertugas Menuju Longsor Cisarua, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat
-
Menko PMK Pratikno Soal Longsor Bandung Barat: SAR 24 Jam Cari 83 Korban Hilang
-
Banjir Jakarta: Pramono Sebut Sebagian Sudah Surut, BPBD Ungkap 14 RT Masih Terendam 80 Cm
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
-
KPK Bongkar Skema Pemerasan Caperdes Pati, Bupati Sudewo Ditaksir Bisa Kantongi Rp50 Miliar
-
Kronologi Menteri Trenggono Pingsan di Upacara Duka, Suara Debam Bikin Riuh
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
-
Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran