Suara.com - Kris Dayanti menerima surat tugas dari PDIP untuk maju di Pilkada Kota Batu. Sang diva pop akan maju sebagai bakal calon wali kota.
Surat tugas tersebut diberikan Ketua harian DPD PDI Perjuangan Jatim Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang di Surabaya pada Selasa (30/7/2024).
Selanjutnya, Kris Dayanti diminta untuk mencari pasangan dan membangun komunikasi dengan partai politik lain di Kota Batu.
“Ketua Umum Megawati Soekarnoputri meminta saya untuk bisa merangkul semua partai. Memang mekanismenya kan gitu. Surat tugas dulu baru Rekom. Saya diminta untuk mencari wakilnya terlebih dahulu,” kata Kris Dayanti.
Dia mengaku siap untuk tancap gas untuk bergerak di Kota Batu, mengingat tahapan Pilkada sudah semakin dekat.
Lantas seperti apa sosok Kris Dayanti? Berikut ini profil dan riwayat pendidikannya dirangkum dari sejumlah sumber.
Profil Singkat Kris Dayanti
Kris Dayanti merupakan politikus PDIP yang lahir di Kota Batu pada 24 Maret 1975. Tak banyak catatan mengenai masa kecil sang diva. Namun, menurut sejumlah literasi dia pindah ke Jakarta.
Pendidikan Kris Dayanti
Baca Juga: Senangnya Krisdayanti Terima Surat Tugas PDIP untuk Pilwalkot Batu, Lanjut Nyanyi Menghitung Hari
Masa kecil dan remajanya dihabiskan di Jakarta. Dia tercatat pernah bersekolah SD 03 Menteng Dalam, Jakarta. Setelah itu, melanjutkan pendidikan di SMPN 67 Jakarta.
Lulus dari sekolah menengah pertama, Kris Dayanti kemudian melanjutkan pendidikan di SMAN 3 Jakarta.
Karier Kris Dayanti
Kris Dayanti meniti karier sebagai penyanyi. Kemenangannya pada festival Asia Bagus di Jepang, sekitar tahun 1992 membuat namanya kian melejit. Salah satu lagunya yang hits ialah 'menghitung hari'.
Dia kemudian menikah dengan Anang Hermansyah pada 1996. Namun pernikahan keduanya kandas pada 2009.
Sang diva kemudian menikah dengan seorang pengusaha asal Timor Leste, Raul Lemos.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?
-
Noel Ngaku Dilarang Ungkap Partai K: Benernya Lidah Gue Mau Ngomongin Hari Ini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum