Suara.com - Baru-baru ini Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengancam akan menginvasi Israel untuk membela warga Palestina. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai Perbandingan kekuatan militer Turki vs Israel. Lebih kuat mana?
Seperti yang diketahui bahwa sampai saat ini Israel masih terus menyerang Palestina di kawasan jalur Gaza hingga banyak korban jiwa berjatuhan. Karena hal ini, Erdogan pun menegaskan bahwa pasukan Turki bisa membantu warga Palestina.
"Kita harus sangat kuat agar Israel tidak dapat melakukan hal-hal konyol ini terhadap Palestina. Sama seperti kita memasuki Karabakh, sama seperti kita memasuki Libya, kita mungkin melakukan hal serupa kepada mereka," ucap Erdogan dalam pertemuan massa Partai Keadilan dan Pembangunan di Rize pada Minggu (29/7/2024).
Mendengar ancaman yang dilontarkan Presiden Turki tersebut, rezim Zionis seolah meremehkannya. Mereka pun seolah menyamakan Presiden Turki tersebut dengan presiden Irak Saddam Hussein yang dieksekusi gantung.
Seiring pemberitaan mengenai pernyataan Erdogen terhadap Israel, kekuatan militer kedua negera tersebut turut menjadi sorotan. Melansir Global Fire Power 2024, berikut ini perbandingan kekuatan militer Turki vs Israel
Israel
Kekuatan Militer Israel ini berada di ranking 17 dari 145 negara. Untuk skor Power Indeks 0.2596. Sedangkan untuk tentara aktif sebanyak 170.000, tentara cadangan sebanyak 465.000 dan pasukan Paramiliter sebanyak 35.000. Untuk Anggaran Pertahanan senilai USD24.400.000.000.
Fasilitas militer Israel terbilang cukup lengkap. Nah berikut ini kelengkapan fasilitas militer Israel untuk Angkatan Udara, Angkatan Darat, dan Angkat Laut.
1. Angkatan Udara
- Total Pesawat sebanyak 612
- Pesawat Tempur sebanyak 241
- Pesawat Misi Serang sebanyak 39
- Pesawat Angkut sebanyak 12
- Pesawat Latih sebanyak 155
- Pesawat Misi Khusus sebanyak 23
- Pesawat Tanker: 14
- Helikopter: 146
- Helikopter Serang: 48
2. Angkatan Darat
- Kendaraan Lapis Baja sebanyak 43.407
- Self-Propelled Artilerry sebanyak 650
- Towed Artilerry sebanyak 300
- Mobile Rocket Projectors sebanyak 150
3. Angkatan Laut
- Kapal Induk 0 (tidak punya)
- Kapal Selam sebanyak 5
- Frigate 0 (tidak punya)
- Corvettes sebanyak 7
- Kapal Patroli sebanyak 45
- Mine Warfare 0 (tidak punya)
- Senjata Nuklir perkiraan mencapai 75-200 hulu ledak
Turki
Kekuatan Militer Turki berada di peringkat 8 dari 145 negara. Untuk skor Power Indeks 0.1697. Sedangkan untuk tentara Aktif ada 355.200, tentara cadangan ada 378.700, dan asukan Paramiliter ada 150.000. Untuk Anggaran Pertahanan senilai USD40.000.000.000.
Untuk fasilitas militer Turki ini terbilang lengkap. Untuk selengkapnya, berikut ini rincian kelengkapan fasilitas militer Turki untuk Angkatan Udara, Angkatan Darat, dan Angkat Laut.
1. Angkatan Udara
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel
-
Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani
-
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
-
Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan