Suara.com - Sebuah serangan brutal dengan palu di Kirkdale telah mengakibatkan seorang pria berusia 20-an dirawat di rumah sakit dengan cedera kepala serius.
Insiden ini terjadi setelah korban disergap di sebuah gang oleh tiga orang pria.
Kejadian tersebut berlangsung tepat setelah pukul 1.35 siang di Wykeham Street, yang langsung memicu respons cepat dari Kepolisian Merseyside.
Korban menerima perawatan medis darurat dan dilaporkan dalam kondisi stabil hingga malam ini.
Pihak berwenang menyatakan bahwa serangan ini sedang diselidiki sebagai kejahatan kebencian dan mencurigai adanya motif rasial di balik tindakan keji tersebut. Saat ini, dua orang telah ditahan terkait dengan insiden ini.
Inspektur Detektif Steve Street menyayangkan kekerasan yang terjadi.
"Ini adalah serangan yang sama sekali tidak beralasan terhadap orang yang tidak bersalah oleh sekelompok kecil pria," katanya.
"Korban dipukul dua kali di kepala dengan palu dalam apa yang kami anggap sebagai serangan bermotif rasial dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit." lanjut Steve.
Atas kejadian tersebut, ia mengimbau para saksi untuk maju dan memberikan informasi.
Baca Juga: Prediksi Fulham vs Sevila di Laga Friendly 2024: Susunan Pemain Hingga Head to Head
"Siapa pun yang melihat atau mendengar bagian mana pun dari insiden tersebut diminta untuk menghubungi polisi sehingga mereka yang bertanggung jawab dapat diadili." tambahnya.
Berita Terkait
-
Prediksi Fulham vs Sevila di Laga Friendly 2024: Susunan Pemain Hingga Head to Head
-
Negara Asia Tenggara Ini Jadi yang Pertama Peringatkan Warganya Tak Berkunjung ke Inggris usai Kerusuhan
-
Start Buruk di MotoGP Inggris 2024, Kopling Brad Binder Bermasalah
-
Beda Nasib Bastianini dan Bagnaia di MotoGP Inggris 2024, Calon Rival Baru?
-
Tak Maksimal di MotoGP Inggris, Jorge Martin Alami Masalah Bahan Bakar
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Resmi! YouTuber Bigmo dan Resbob Tersangka Kasus Fitnah Azizah Salsha
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Birokrasi, Begini Respons Golkar
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
-
Ahli di Sidang Gus Yaqut: Sprindik KPK Keliru karena Campur Aduk KUHP Lama dan Baru
-
Tak Bisa Lagi Sembarangan, RUU PPRT Bakal Atur Perusahaan Berbadan Hukum yang Boleh Salurkan PRT
-
Kejagung Periksa Kasi Intel Bea Cukai Aceh Terkait Dugaan Korupsi Ekspor POME
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online