Suara.com - Tri Rismaharini yang kondang menjadi pemimpin daerah dan kini menjabat sebagai Menteri Sosial, ternyata berasal dari keluarga yang tidak sembarangan. Silsilah keluarga Tri Rismaharini dapat dirunut, dan terkait dengan banyak sosok penting dan populer di Indonesia.
Mungkin sudah menjadi pengetahuan banyak orang jika kakeknya adalah sosok yang sama dengan kakek dari Mohammad Nuh, mantan Menteri Pendidikan yang pernah menjabat selama beberapa waktu di Indonesia.
Namun yang cukup mengejutkan adalah bahwa dirinya juga keturunan dari Mbah Jayadi, sosok pendiri NU, organisasi Islam terbesar di Indonesia. Bagaimana silsilah keluarga Tri Rismaharini ini?
Mengenal Lebih Jauh Sosok Mohammad Nuh dan Mbah Jayadi
Mohammad Nuh sendiri sebenarnya bukan nama baru di Indonesia. Sosoknya pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di tahun 2009 hingga tahun 2014, saat era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono.
Mohammad Nuh merupakan anak ketiga dari total 10 bersaudara, dan merupakan putra dari Muchammad Nabhani. Sang ayah dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Gununganyar, Surabaya, yang masih memiliki garis saudara dengan keluarga Tri Rismaharini.
Ia kemudian mengawali karir sebagai dosen di Fakultas Teknik Elektro ITS di tahun 1984 lalu, dan mendapatkan beasiswa untuk meneruskan pendidikan di Universite Science et Technique du Languedoc, Prancis.
Lalu siapa sosok Mbah Jayadi?
Nama Mbah Jayadi sendiri muncul pada percakapan Risma saat berkunjung ke Museum NU di Surabaya, ketika dirinya menyerahkan salah satu peninggalan keluarga besarnya.
Baca Juga: Emil Dardak Tak Terpengaruh Isu Risma diusung PDIP di Pilkada Jatim
Risma mengaku sebagai cucu dari Mbah Jayadi, yang merupakan salah seorang pendiri NU. Risma mengatakan bahwa garis keturunan Mbah Jayadi berasal dari nasab sang ayah.
Sekilas Menilik Tokoh Pendiri NU
Namun demikian sosok Mbah Jayadi yang disebutkan Risma tidak dapat diketahui dengan pasti sebagai pendiri NU. Dari artikel yang ada di situs NU Online, terdapat tujuh nama yang menjadi tokoh pendiri organisasi ini.
Ketujuh nama tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
- Syekh Kholil Bangkalan
- Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari
- KH Abdul Wahab Chasbullah
- KH Bisri Syansuri
- KH As’ad Syamsul Arifin Situbondo
- KH Mas Alwi
- KH Ridwan Abdullah
Kemungkinan besar, Mbah Jayadi sendiri turut berkontribusi dalam pendirian dan banyak kegiatan NU, namun tercatat dengan nama berbeda dalam berkas legalnya.
Selain itu, Mbah Jayadi kakek buyut Risma, juga disebut sebagai satu diantara panglima perang Pangeran Diponegoro pada masa itu. Kini peninggalan tokoh ini telah diserahkan Risma ke Museum NU di Surabaya.
Berita Terkait
-
Emil Dardak Tak Terpengaruh Isu Risma diusung PDIP di Pilkada Jatim
-
Khofifah Diprediksi Menang Mudah, Sekalipun Risma Maju Pilgub Jatim
-
Panas Saling Serang, Ini Silsilah Keluarga Cak Imin dan Gus Yaqut: Sama-sama Keturunan Ulama Besar
-
Silsilah Keluarga Jusuf Hamka, Juragan Jalan Tol Ramai Dipasangkan dengan Anies di Pilkada DKI Jakarta 2024
-
Intip saat Massa Aliansi Santri Gus Dur Geruduk Kantor PBNU, Minta Gus Yahya Mundur!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung