Suara.com - Disebut-sebut akan menemani Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta bulan November 2024 kelak, silsilah keluarga Jusuf Hamka menuai perhatian.
Selama ini, Jusuf Hamka dikenal sebagai konglomerat pembangun jalan tol. Selain itu, Jusuf Hamka juga merupakan anggota partai pohon beringin alias Golkar. Namun, siapa saja sosok yang berada di belakang Jusuf Hamka? Simak silsilah keluarganya berikut.
Silsilah Keluarga Jusuf Hamka
Lahir dari akar Tionghoa yang kuat, Jusuf Hamka terlahir dari keluarga berlatar belakang pendidikan. Ayah dari Jusuf Hamka, Joseph Hamka merupakan seorang dosen di Universitas 17 Agustus 1945 di Jakarta. Sementara itu, ibunya yang bernama Suhaimi atau Siaw Po Swan adalah seorang guru.
Jusuf Hamka sendiri merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara. Bisa dibilang, ia sudah mulai menjadi seorang pebisnis sejak kecil.
Pria dengan sapaan akrab Babah Alun ini diketahui pernah berjualan keliling di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat setiap kali pulang sekolah.
Bagi Anda yang belum tahu, Jusuf Hamka akhirnya memeluk Agama Islam di usia 23 tahun ketika bertemu dengan Buya Hamka yang kemudian menjadi ayah angkatnya.
Orang tuanya kala itu pun tidak melarang keinginan Buya Hamka untuk pindah agama selama ia berjanji akan menjadi muslim yang baik.
Nama Jusuf Hamka dikenal sebagai bos jalan tol. Bersama dengan perusahaannya yang bernama PT Citra Marga Nusaphala Persada, Jusuf Hamka sudah membangun ribuan kilometer jalan di Indonesia.
Tak hanya itu, Jusuf juga diketahui merupakan komisaris utama PT Mandiri Permai, Komisaris Independen PT Indomobil Sukses Internasional Tbk, Komisaris PT Citra Margatama Surabaya, dan komisaris PT Mtra Kaltim Resource Indonesia.
Dengan segudang bisnisnya, Jusuf Hamka juga telah membangun Masjid Babah Alun di daerah Jakarta Utara, mendirikan Warung Nasi Kuning untuk Duafa, hingga menyumbaagkan 10 hektar tanah miliknya untuk lokasi pemakaman jenazah pasien Covid-19.
Ikut Arahan Partai
Ketika ditanya dengan kesempatannnya menjadi wakil dari Anies Baswedan, Jusuf Hamka pun menjawab bahwa ia akan mengikuti arahan partai.
“Pokoknya terserah partai. Saaya ikut bae. Saya kunci inggris. Mau lima inci, dua inci? bisa,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Anies Baswedan sudah merespon soal kemunculan nama Jusuf Hamka dalam daftar koalisinya.
Berita Terkait
-
Kekayaan Jusuf Hamka, Bos Jalan Tol Sebut Tak Masalah Duet dengan Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta 2024
-
Anies Baswedan Buka Peluang Duet dengan Jusuf Hamka di Pilkada DKI
-
Bantah Kampanye di Pasar Tanah Abang, Jusuf Hamka: Saya Tak Cari Jabatan, Kalau Allah Rida Kun Fayakun
-
Nazar Jusuf Hamka Jika Menang Pilgub DKI, Gaji Buat Bikin Warung Nasi Tiap Kecamatan
-
Dengar Curhatan Pedagang Pasar Tanah Abang, Jusuf Hamka Sentil Pemerintah: Harusnya Sweeping Importir, Bukan Pedagang!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?