Suara.com - Eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengaku senang akhirnya klub sepak bola Persija Jakarta menjadikan Jakarta International Stadium (JIS) untuk kandang mereka pada Liga 1 musim 2024/2025. Apalagi, upaya ini sudah lama direncanakan sejak JIS diresmikan tahun 2022 lalu.
Pelaksanaan pembangunan JIS hingga peresmian dilakukan pada era kepemimpinan Anies periode 2017-2022. Anies memproyeksikan stadion berkapasitas 82 ribu orang itu menjadi kandang tom berjuluk Macan Kemayoran.
"Saya bersyukur sekali bahwa JIS sekarang sudah bisa dimanfaatkan sesuai tujuan awalnya, digunakan untuk persija. Jadi, saya senang akhirnya ini bisa terlaksana dan mudah mudahan sebagai rumah baru Persija," ujar Anies di Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2024).
Anies pun berharap dengan dijadikannya JIS sebagai stadion tuan rumah, Persija bisa terus mengukir prestasi dalam sepak bola. Begitu juga dengan suporter Persija, Jakmania kini memiliki tempat yang nyaman milik sendiri untuk menyaksikan tim kesayangannya.
"Nantinya, akan membuat prestasi Persija lebih baik dan semua pendukung, the Jakmania, semuanya akan memiliki sebuah tempat yang bisa mereka banggakan," jelasnya.
Lebih lanjut, Anies menyinggung pembuatan JIS yang sepenuhnya dikerjakan oleh anak bangsa. Maka menurutnya, sudah selayaknya stadion itu menjadi kandang bagi tim andalan Jakarta.
Apalagi, dengan kapasitas kursi yang banyak, maka tujuan sepak bola sebagai salah satu alat pemersatu bisa diwujudkan.
"Karena yang duduk disana bersebelahan dengan segala macam latar belakang, datang dengan perasaan yang sama berada ditempat itu karena itu merupakan wadah pemersatu," tuturnya.
"Nah, saya senang sekali bahwa JIS sudah bisa dipakai oleh Persija. Mudah mudahan langgeng jadi rumahnya Persija," tambahnya memungkasi.
Baca Juga: Isu Penjegalan Anies Baswedan, Waketum PKB: KIM Plus Baru Wacana
Didaftarkan Persija
Sebelumnya kabar gembira bagi Jakmania! Persija Jakarta resmi mendaftarkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai markas mereka untuk mengarungi Liga 1 musim 2024/2025.
Hal ini menandakan berakhirnya era Persija sebagai tim musafir yang kesulitan mencari tempat menggelar laga kandang.
Musim lalu, Persija terpaksa bermain di luar Jakarta karena JIS masih dalam tahap pembangunan dan SUGBK lebih banyak digunakan untuk kegiatan lain.
Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi yang biasa menjadi markas alternatif pun sedang dalam tahap renovasi.
Memasuki musim baru, manajemen Persija telah mendaftarkan JIS sebagai homebase utama.
Berita Terkait
-
Peluang PDIP-PKB Jadi Juru Selamat Anies di Jakarta, Hasto: Juru Selamat Politik Itu Rakyat
-
Mau Jegal Anies di Pilgub Jakarta? KIM Pastikan Tak Punya Desain Munculkan Kotak Kosong
-
Stadion JIS dan Velodrome Bakal Diambil Alih Pemprov DKI?
-
Bukan Anies, Warga Jakbar Nilai Sosok Ini Lebih Pantas Pimpin Jakarta yang Keras
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi