Suara.com - Rumor Anies Baswedan berpotensi gagal maju dalam Pilkada Jakarta 2024 makin kuat. Terbaru usai muncul Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus dan menggandeng PKS dan PKB untuk Pilgub Jakarta.
Salah seorang warga Kebon Jeruk, Pandi (30) mengatakan sosok Anies Baswedan memang kurang cocok untuk memimpin Jakarta. Pasalnya, Anies dinilai terlalu lembek dalam menyikapi masalah seputar Jakarta.
“Pemimpin Jakarta perlu sosok yang keras dan tegas,” kata Pandi saat ditemui Suara.com, di Jakarta, Kamis (8/8/2024).
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut yang lebih pantas untuk memimpin Jakarta. Politikus PDIP itu selama menjanbat sebagai pemimpin Jakarta dinilai keras dan trgas.
Alasan Ahok lebih layak menjadi sosok Cagub Jakarta kata dia, karena kota yang bakal melepas status Ibu Kota ini memiliki permasalahan yang kompleks.
Terlebih Jakarta sebagai ibu kota, memiliki multi etnis karena banyak perantau yang mengadu nasib.
“Masyarakat di Jakarta soalnya pada keras, soalnya dari beragam suku. Gak bisa kalau dipimpin sama yang kurang tegas,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, adanya Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus disebut akan menjadi ancaman bagi Anies Baswedan untuk maju di Pilgub Jakarta 2024. Anies terancam gagal mendapatkan perahu untuk berlayar maju di Pilgub Jakarta jika PKS dan NasDem bergabung ke KIM plus.
Berita Terkait
-
Hasto PDIP Dengar Kabar Anies Baswedan Bakal Dijegal Maju di Pilgub Jakarta
-
Pendukungnya Khawatir sampai Satroni PKS, Anies Santai Soal Isu KIM Plus: Belum Ada yang Berubah kan?
-
Tak Peduli jika PKS Gabung KIM Plus, Modal Ini Bikin Anies Tetap Pede Nyagub di Jakarta
-
Tak Percaya Bakal Dijegal di Pilkada Jakarta usai KIM Plus Terbentuk, Anies Sesumbar: Semua Cuma Spekulasi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya