Suara.com - Sebuah perusahaan Tiongkok dikecam karena memasang iklan lowongan kerja dan meminta calon karyawan yang lahir di tahun anjing untuk tidak melamar karena mereka akan langsung ditolak.
Perusahaan yang tidak disebutkan namanya di Guangzhou, provinsi Guangdong, Tiongkok, baru-baru ini memasang iklan lowongan kerja untuk staf administrasinya. Lowongan kerja ini mensyaratkan pengalaman kerja dan keakraban dengan perangkat lunak perkantoran, serta digaji hingga 4.000 yuan per bulan. Namun, yang benar-benar menarik perhatian orang-orang adalah kalimat pendek yang meminta orang-orang untuk tidak mengirimkan resume jika mereka lahir di tahun anjing.
Postingan tersebut memicu kontroversi di media sosial Tiongkok, dengan banyak yang menuduh perusahaan tersebut melakukan diskriminasi, tetapi seorang sumber dari dalam perusahaan mengungkapkan bahwa bos tersebut lahir di tahun naga dan percaya bahwa ia tidak cocok dengan orang-orang yang lahir di tahun anjing.
“Merekrut karyawan yang lahir di tahun anjing akan merugikan perkembangan perusahaan, jadi ia secara khusus menekankan bahwa ‘orang-orang bershio anjing’ tidak boleh mengirimkan resume,” sumber anonim tersebut menjelaskan, seraya menambahkan bahwa tidak ada batasan khusus lainnya yang berlaku.
Diskriminasi bukanlah hal yang tidak biasa di pasar kerja Tiongkok, tetapi absurditas "diskriminasi zodiak" memicu kemarahan di kalangan netizen, dengan banyak yang menyarankan mereka yang lahir di tahun anjing untuk menuntut perusahaan.
"Saya selalu berpikir sulit untuk mendapatkan pekerjaan setelah usia 35 tahun, tetapi saya tidak menyangka zodiak saya akan menjadi masalah," tulis seseorang.
"Apa yang salah dengan saya yang lahir di tahun anjing? Saya tidak mengidap rabies," komentar orang lain.
Berita Terkait
-
3 Drama China Dibintangi Jia Qing Sebagai Pemeran Utama, Ada The Neighbors
-
4 Karakter Utama Pria dalam Drama Lost You Forever, Siapa yang Paling Memukau?
-
Bentrokan Udara di Laut Cina Selatan, Filipina Tuduh Jet Tempur Tiongkok Lakukan Manuver Berbahaya
-
Capek Kerja, Wanita 38 Tahun 'Pensiun Dini' di Panti Jompo
-
Ulasan Drama China The Best Day of My Life: Ketika Teman Masa Kecil Menjadi Kekasih
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Suster Sesilia Turun ke Jalan, Biarawati Ini Pasang Badan Dukung Demo Mahasiswa di DPR RI
-
BGN Siapkan Efisiensi Besar-Besaran, 8 Juta Penerima MBG Terancam Dicoret
-
KPK Telusuri Aset Tersangka Korupsi Haji Rp622 Miliar, Pengelola Apartemen Ikut Diperiksa
-
Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?
-
Alasan Efisiensi, BGN Mau Hapus MBG Untuk Siswa SMA
-
Resmikan 8 MPP Baru, Menteri Rini: Masyarakat Membutuhkan Layanan yang Mudah dan Terintegrasi
-
Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus
-
Bahas Anggaran 2027, Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Tunjuk Agustina Arumsari Jadi Jubir
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
-
Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot