Suara.com - Seperti halnya di daerah lainnya, pemkab Boyolali secara resmi telah membuka pendaftaran penerimaan CPNS mulai Selasa (20/8/2024).
Diketahui pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional atau Panselnas menyediakan formasi CPNS tahun 2024 sebanyak 250.407 untuk 69 instansi pusat dan 478 instansi di daerah.
Pendaftaran CPNS tahun 2024 telah dibuka mulai hari ini Selasa 20 Agustus hingga 6 September 2024 mendatang.
Salah satu yang terpantau telah dibuka yakni untuk pendaftaran penerimaan CPNS di wilayah Boyolali.
Dikutip dari laman bkpsdm.boyolali.go.id dalam surat pengumuman yang ditandatangani Bupati Boyolali M Said Hidayat, Pemkab Boyolali membuka lowongan CPNS sebanyak 91 formasi.
Dari total jumlah tersebut rinciannya formasi tenaga kesehatan sebanyak 25 formasi. Kemudian untuk tenaga teknis ada sebanyak 66 formasi.
Untuk rentang gaji CPNS yang direkrut mulai dari Rp2 juta hingga Rp3,5 juta per bulan mengikuti jabatannya.
Terkait kualifikasi pendidikan yang disyaratkan yakni mulai dari D3 Akutansi, D3 Farmasi, S1 Antropologi, S1 Desain Komunikasi Visual, profesi dokter hewan serta dokter.
Berikut tahapan seleksi CPNS Boyolali 2024:
Baca Juga: Bingung Cara Menggunakan e Meterai CPNS 2024? Ikuti Tutorial Ini
1. Pengumuman 19 Agustus-2 September 2024.
2. Pendaftaran peserta seleksi mulai 20 Agustus-6 September 2024.
3. Seleksi administrasi 20 Agustus-13 September 2024.
4. Pengumuman seleksi administrasi 14-17 September 2024.
5. Tahapan-tahapan seleksi CPNS berakhir 22 Maret 2025 ditandai dengan penyampaian usul penetapan NIP CPNS yang lolos seleksi.
Pelamar memasukkan data pelamar seperti nomor identitas kependudukan, nama lengkap, tempat (kabupaten/kota), tanggal, bulan, dan tahun kelahiran, kualifikasi pendidikan sesuai ijazah yang dimiliki yang disyaratkan oleh jabatan, jabatan yang dilamar, instansi yang dilamar, alamat e-mail, dan nomor telepon atau handphone yang bisa dihubungi.
“Jika pelamar telah berhasil melakukan pendaftaran ke Portal SSCASN akan mendapatkan nomor registrasi, selanjutnya harus mencetak kartu registrasi sebagai bukti bahwa pelamar berhasil mendaftar ke Portal SSCASN, dan bukti registrasi tersebut agar disimpan dengan baik,” tulis pengumuman pada laman https://bkpsdm.boyolali.go.id.
Persyaratan umum untuk ikut seleksi CPNS Boyolali 2024, yaitu:
- Warga Negara Indonesia yang memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan yang dibutuhkan.
- Usia paling muda 18 tahun dan paling tua 35 tahun pada saat melamar.
- Bagi pelamar jabatan dokter, dokter gigi dengan kualifikasi pendidikan spesialis dan dokter gigi spesialis dapat melamar dengan batas usia maksimal 40 tahun saat melamar.
- Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih.
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai calon PNS, PNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
- Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit TNI, atau anggota Polri.
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.
- Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi yang berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan.
- Sehat jasmani dan rohani sesuai persyaratan jabatan yang dilamar.
- Tidak pernah melakukan dan/atau terlibat tindakan pelanggaran seleksi.
- Tidak berstatus sebagai peserta lulus seleksi calon ASN yang sedang dalam proses pengusulan penetapan nomor induk pegawai.
- Pelamar hanya dapat melamar pada satu instansi dan satu jenis jabatan dalam satu periode tahun anggaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang