Suara.com - Seorang wanita mengaku dipulangkan dari wawancara kerja karena mengenakan celana pendek, yang dianggap tidak profesional oleh perekrut. Namun, pencari kerja bernama Tyreshia itu membela pilihan pakaiannya.
Dalam video TikTok, Tyreshia bersikeras bahwa dia tidak melakukan kesalahan apa pun dengan mengenakan celana pendek hitam saat wawancara dan memberikan gambaran lengkap tentang pakaiannya, dengan menyatakan bahwa dia diberi kode berpakaian.
"Perekrut menolakku karena ini!" tulisnya di hamparan teks, menunjukkan pakaian yang menyebabkan dia dipulangkan. Meskipun dia diberi pilihan untuk berubah dan kembali, Tyreshia pada prinsipnya menolak.
“Jadi, saya baru mendapat dress code saat wawancara,” jelasnya dalam video tersebut. "Mereka memutuskan untuk menjadwal ulang wawancaranya besok. Tapi sebelum itu, wanita itu bertanya apakah saya ingin berganti pakaian dan kembali lagi. Saya bilang tidak."
Videonya dengan cepat menjadi viral di TikTok dan X (sebelumnya Twitter), mengumpulkan 34 juta penayangan.
Konsensus mengenai X adalah bahwa pakaiannya tidak pantas untuk wawancara kerja, meskipun beberapa orang menyuarakan dukungan mereka.
"Sesuai di kantor dan sesuai wawancara itu berbeda. Dia baru saja mempelajari pelajaran itu," tulis salah satu pengguna X. “Jangan memakai celana pendek untuk mewawancarai orang. Apa yang kita lakukan?” kata yang lain.
"Jika dia datang ke wawancara dengan saya dengan mengenakan celana pendek, tidak akan ada penjadwalan ulang," komentar seorang pengguna X. "Saya lebih khawatir tentang mengapa dia menganggap ini baik-baik saja, sampai-sampai saya membuat video tentang hal itu," kata seorang pengguna.
"Counterpoint: profesionalisme performatif adalah konsep kuno yang hanya ada untuk membuat perekrut yang haus kekuasaan merasakan sesuatu dalam keberadaan mereka yang hampa. Kecuali pakaian tersebut secara aktif menyinggung atau bersifat seksual, satu-satunya saat pakaian harus menjadi faktor adalah jika itu adalah pekerjaan yang menghadap ke depan," kata seorang pengguna X.
Baca Juga: Berat Badan Turun Drastis, Prilly Latuconsina Kini Pakai Celana Ukuran Anak 10 Tahun
Berita Terkait
-
Anaknya Hamil, Wanita Ini Salahkan Produsen Celana dalam yang Dibeli Secara Online
-
Jijik Banget! Wanita Ini Lepas Celana Dalam di Supermarket dan Menyelipkannya di Tumpukan Roti
-
Perjalanan Karier Gemi Nastiti Jadi Artis, Dulunya Pekerja Kantoran
-
Indah Permatasari, dari Akting yang Diremehkan hingga Bisa Sabet Penghargaan
-
Berat Badan Turun Drastis, Prilly Latuconsina Kini Pakai Celana Ukuran Anak 10 Tahun
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU