Suara.com - Israel menegaskan tidak akan menarik pasukannya dari Koridor Philadelphia, sebuah wilayah strategis sepanjang 14,5 kilometer yang membentang di perbatasan antara Mesir dan Gaza.
Pernyataan ini disampaikan oleh kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada hari Rabu, sebagai tanggapan atas laporan televisi Israel yang menyebutkan adanya kemungkinan penarikan pasukan.
"Israel akan tetap teguh pada pencapaian semua tujuannya dalam perang, seperti yang telah ditetapkan oleh Kabinet Keamanan, termasuk memastikan bahwa Gaza tidak akan pernah lagi menjadi ancaman keamanan bagi Israel. Ini memerlukan pengamanan perbatasan selatan," demikian pernyataan resmi dari kantor Netanyahu dikutip Kamis.
Koridor Philadelphia telah menjadi salah satu titik fokus dalam konflik antara Israel dan Hamas.
Sebelumnya, Hamas telah mendesak agar Israel menarik sepenuhnya pasukannya dari Gaza, termasuk dari koridor sempit tersebut yang memiliki peran penting dalam mengendalikan pergerakan antara Gaza dan Mesir.
Pada hari yang sama, Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, melakukan kunjungan langsung ke Koridor Philadelphia, menandakan betapa pentingnya kawasan ini bagi strategi keamanan Israel.
Sementara Israel berusaha mempertahankan kontrol di sepanjang perbatasan selatan Gaza, Hamas terus menuntut penarikan total pasukan Israel dari wilayah tersebut, yang masih menjadi salah satu isu utama dalam konflik yang berkepanjangan ini.
Berita Terkait
-
Pemakaman di Gaza Tak Mampu Menampung Korban, Jenazah Terpaksa Ditumpuk dalam Satu Lubang
-
Balas Serangan Israel, Hizbullah Luncurkan 50 Roket ke Dataran Tinggi Golan
-
Serangan Udara Israel di Sidon Tewaskan Pejabat Senior Fatah
-
Langit Israel Utara Mencekam! Puluhan Roket Diluncurkan dari Lebanon
-
Joe Biden Sebut Hamas Menyerah Setelah Israel Berhasil Hancurkan Gaza, Benarkah?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM