Suara.com - Presiden AS Joe Biden mengklaim bahwa kelompok Hamas telah menyerah lantaran Israel berhasil memporak-porandakan Jalur Gaza, Palestina hingga menyebabkan puluhan ribu orang tewas.
Biden juga mengatakan bahwa Israel sangat siap dan sepakat soal gencatan senjata. Bahkan, negara Zionis itu disebut bisa menyelesaikan semua. Namun Presiden AS itu mengaku mendapatkan informasi bahwa Hamas menyerah dan mundur.
Hal itu nampaknya ditanggapi langsung kelompok Hamas. Mereka mengatakan pernyataan Biden tidak mencerminkan posisi sebenarnya dari gerakan tersebut yang menyatakan bahwa mereka sangat ingin mencapai gencatan senjata.
“Proposal yang baru-baru ini disampaikan kepada kami bertentangan dengan apa yang telah disepakati para pihak pada 2 Juli, ini dianggap sebagai tanggapan dan persetujuan Amerika terhadap kondisi baru teroris Netanyahu dan rencana kriminalnya terhadap Jalur Gaza,” kata Hamas.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, yang melakukan perjalanan kesembilannya ke wilayah tersebut sejak perang dimulai, menyatakan optimismenya setelah bertemu dengan pejabat Israel pada hari Senin.
Pada hari Selasa, Blinken berada di Kairo untuk mendorong kemungkinan kemajuan dalam kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera dalam pembicaraan yang direncanakan akhir pekan ini, dengan sebagian besar perselisihan masih belum terselesaikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!