Suara.com - Sebuah akun X @NetizenGan mengunggah tangkapan layar yang menunjukkan judul berita dari FNN dengan klaim bahwa PSI menganggap Prabowo Subianto menyesal pernah didukung umat Islam.
Klaim tersebut dibuat seolah pernyataan itu berasal dari wawancara Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie yang perbah tayang di kanal Youtube Total Politik.
“PSI Sebut Prabowo Menyesal Pernah Didukung Umat Islam, Sungguh Menyakitkan” narasi yang diunggah akun @NetizenGan.
Setelah diamatin, artikel FNN yang terlihat di tangkapan layar @NetizenGan menunjukkan ketidakselarasan antara kalimat pertama dan kedua pada paragraf pertama. Kalimat pertama menyebut Grace Natalie menyatakan Prabowo menyesal didukung umat Islam pada Pilpres 2019, sementara kalimat kedua mengaitkan pernyataan Grace dengan kelompok intoleran.
Adapun video wawancara di akun YouTube Total Politik yang berjudul “Grace Natalie Cerita Saat Prabowo Datangi PSI, Sampai Peluang Gibran” memperlihatkan bahwa pembicaraan mengenai Prabowo yang "menyesal" tidak secara eksplisit menyebut umat Islam atau kelompok intoleran.
Grace Natalie mengungkapkan bahwa dalam percakapan santai, Prabowo menyiratkan penyesalan tanpa detail spesifik mengenai dukungan dari kelompok intoleran.
Selain itu, informasi serupa pernah dibahas oleh turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] UMMAT ISLAM YANG PUNYA IMAN, GAK AKAN DUKUNG PRABOWO Di PILPRES 2024” dan dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Dengan demikian, informasi yang disebarkan oleh akun Twitter @NetizenGan adalah konten yang menyesatkan dan tidak akurat.
Berita Terkait
-
Mantan Menlu hingga Akademisi Kumpul, Apa yang Dibahas Intensif dengan Presiden Prabowo?
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden