Suara.com - Hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada Senin (2/9/2024) sore tadi porak-porandakan sejumlah wilayah di Bogor, Jawa Barat.
Informasi yang didapat Suarabogor.id, bencana alam angin kencang pada sore tadi menerjang wilayah Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
Dalam video yang diterima, terlihat sejumlah atap rumah dan pohon-pohon di Pamijahan runtuh diterjang angin kencang (Angin puting beliung).
Bahkan dikabarkan ada satu orang meninggal dunia pada peristiwa sore menjelang petang tersebut.
Sementara itu, hujan deras dan angin kencang juga melanda sejumlah wilayah di Kota Bogor.
Sejumlah titik bencana seperti pohon tumbang, reklame roboh, hingga pintu pusat perbelanjaan pecah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Hidayatulloh mengatakan saat ini personel BPBD diterjunkan ke titik-titik bencana yang belum diketahui secara pasti jumlahnya, karena masih dalam penanganan petugas gabungan.
“Masih evakuasi, anggota masih di lapangan,” kata Hidayatulloh.
Sementara itu pintu kaca lobi pusat perbelanjaan Botani Square di Kelurahan Tegallega pecah akibat hujan deras disertai angin kencang.
Baca Juga: Badai Yagi Mengamuk di Filipina, Ribuan Orang Terisolasi
“Pintu pecah dikarenakan angin sangat kencang membuat pintu terdorong. Kaca setiap lobby sudah sangat tebal hanya saja kekuatan angin menyebabkan kaca pecah,” kata General Manager Mal Botani Square Lanny Kaputri.
Lanny menyebutkan pintu kaca yang pecah tersebut berada di Lobby Jasmine. Namun ia memastikan tidak ada korban atau pengunjung yang terluka dalam peristiwa tersebut.
“Pada saat kejadian tidak ada pengunjung yang cedera,” jelasnya.
Saat ini, kata Lanny, pintu kaca yang pecah sudah dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak Mal Botani Square.
“Sudah ditangani petugas kami, lainnya aman,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam