Suara.com - Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa Tom Lembong, menjadi sponsor dalam aksi demonstrasi di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI pada 22 Agustus 2024.
Aksi tersebut bertujuan menolak pengesahan Revisi Undang-undang Pilkada 2024. Selain itu, Tom Lembong juga disebut sebagai Bos Timah yang terlibat dalam kasus korupsi dengan kerugian negara mencapai Rp271 triliun.
Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim ini terbukti tidak memiliki dasar yang valid. Berdasarkan informasi dari Turnbackhoax, tidak ditemukan bukti yang menunjukkan bahwa Tom Lembong memberikan dukungan finansial atau menjadi sponsor dalam aksi tersebut.
Meskipun Tom Lembong hadir dan menyuarakan aspirasinya bersama elemen masyarakat sipil lainnya, hal itu tidak berarti dia membiayai atau mendanai aksi tersebut.
Selain itu, tuduhan bahwa Tom Lembong terlibat dalam kasus korupsi timah juga tidak berdasar. Berdasarkan laporan dari TribunNews, yang dijuluki sebagai "Bos Timah" dalam kasus korupsi ini adalah Thamron alias Aon, seorang tokoh asal Bangka Tengah, Bangka Belitung.
Nama Tom Lembong tidak tercantum dalam daftar 22 tersangka kasus korupsi timah sebagaimana dilaporkan CNBC Indonesia pada 13 Juni 2024.
Dengan demikian, informasi yang menyatakan bahwa demo 22 Agustus 2024 disponsori oleh Tom Lembong dan bahwa ia terlibat dalam korupsi timah adalah hoaks.
Narasi ini masuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan, karena menyebarkan informasi yang tidak benar dan dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya.
Baca Juga: Cek Fakta: HMI Tolak Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia
Berita Terkait
-
Cek Fakta: HMI Tolak Kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia
-
Cek Fakta: Keputusan Gila Erick Thohir Panggil Anak Van Persie, Jalani Proses Naturalisasi Jadi WNI
-
CEK FAKTA: Salah, Pemerintah Pakai Vaksin Eksperimental untuk Cegah Cacar Monyet
-
CEK FAKTA: Lautan Warga Jakarta Hadiri Pembentukan Partai Anies Baswedan
-
Cek Fakta: Breaking News, Terbongkar Jejak Digital, Gibran Gagal Dilantik
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis