Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengaku sudah berkemas dari rumah dinas jelang masa jabatannya berakhir. Menurutnya, hal itu sengaja dipersiapkan di awal lantaran menghindari kertergesa-gesaan.
"Oh iya sudah ngepack dan sudah selesai. Bulan ini. Karena saya gak mau nanti terburu-buru," kata Sandiaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/9/2024).
Politikus PPP ini mengaku sebenarnya memang jarang menempati rumah dinasnya tersebut. Menurutnya, rumah dinas hanya dipakai kalau ada kegiatan saja.
"Memang gak pernah ditinggalin sih, tapi dipakai untuk kegiatan, kajian, dan sebagainya, jadi saya (berkemas lebih dulu)," ujarnya.
Lebih lanjut, Sandiaga sengaja berkemas lebih dulu agar nantinya bisa memudahkan menteri baru menempati rumah dinas tersebut.
"Sehingga nanti begitu menteri yang ditunjuk berikutnya tinggal masuk saja supaya nggak berantakan. Jadi kita tinggalin agar segera bisa digunakan oleh menteri yang nanti akan ditunjuk bulan depan. Tinggal gak sampai 6 minggu lagi sudah ada menteri baru yang menempati," pungkasnya.
Diketahui, Sandiaga Uno dilantik Presiden Jokowi menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Whisnutama Kusubandio.
Pelantikan itu digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 23 Desember 2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga: Angin Puting Beliung Porak-poranda Leuwiliang Bogor, Mobil Ringsek, Rumah Dinas Camat Hancur
Berita Terkait
-
AirAsia Buka Rute Langsung dari Kuala Lumpur ke Labuan Bajo, Ini Kata Menparekraf
-
Menparekraf Jajaki Peluang Kolaborasi dengan Aljazair dan Zanzibar, Ini Kata Sandiaga Uno
-
Angin Puting Beliung Porak-poranda Leuwiliang Bogor, Mobil Ringsek, Rumah Dinas Camat Hancur
-
JNE Awarding Content Competition 2024: Perayaan Kreativitas Anak Muda
-
Lelucon Prabowo: Sandiaga Uno Saya Susupkan ke PPP, Hati-hati Partai Lainnya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas