Suara.com - Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dan Anies Baswedan ternyata masih diinginkan untuk maju kembali di Pilgub Jakarta 2024. Pasalnya tingkat kepuasan atas kinerja ke duanya selama menjabat sebagai gubernur masih tinggi.
Hal itu seperti terpotret dalam hasil survei Political Strategy Group (PSG) yang dirilis, Sabtu (7/9/2024).
Kepala peneliti Political Strategy Group (PSG), Ahsan Ridhoi, memaparkan bahwa dalam surveinya pihaknya melempar pertanyaan siapa sosok calon gubernur yang mereka akan pilih di Pilkada Jakarta 2024.
Hasilnya, Anies Baswedan tertinggi dengan tingkat keterpilihan sebesar 39 persen, Basuki Tjahaja Purnama 22 persen dan Ridwan Kamil sebesar 15 persen.
"Artinya warga Jakarta itu pada dasarnya cenderung menginginkan mantan Gubernurnya itu kembali memimpin mereka. Dan itu juga tercermin dari, berkolerasi dengan kepuasan. Ahok dan Anies itu sangat tinggi," kata Ahsan dalam paparan hasil surveinya di Ashley Hotel, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9).
Survei ini dilakukan sebelum adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pencalonan Kepala daerah bagi partai politik yang diputuskan pada 20 Agustus kemarin. Sehingga, ketiga nama ini masih diisukan akan bertarung di Pilkada Jakarta 2024.
Adanya survei ini juga memotret bagaimana tingkat kepuasan dari kinerja Ahok dan Anies saat memimpin Jakarta lalu. Hasilnya, tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Ahok sebesar 84 persen.
Sementara untuk Anies tingkat kepuasan warga terhadap kinerjanya mencapai 75 persen.
Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada 6 hingga 15 Agustus 2024 di Jakarta. Dengan jumlah sampel sebanyak 1.540 responden melalui teknik multistage random sampling) dan margin of error kurang lebih 2,7 persen pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen.
Baca Juga: Seberapa Kaya Jusuf Kalla? Mahfud MD Ngaku Sering Diajak Naik Private Jet Milik Eks Wapres Jokowi
Kekinian ada tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan bertarung di Pilkada Jakarta 2024. Ketiga paslon itu sudah mendaftar ke KPU Jakarta.
Pertama, pasangan Pramono Anung-Rano Karno yang diusung PDIP dan Partai Hanura.
Kedua, pasangan Ridwan Kamil dan Suswono. Pasangan ini diusung 13 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.
Ketiga, calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Berita Terkait
-
Strategi Pilkada: Rano Karno Jalin Silaturahmi dengan Para Mantan Gubernur DKI
-
Survei PSG Sebut Tingkat Kesukaan Warga Jakarta Ke Ridwan Kamil Lebih Tinggi Ketimbang Anies Dan Ahok, Benarkah?
-
Seberapa Kaya Jusuf Kalla? Mahfud MD Ngaku Sering Diajak Naik Private Jet Milik Eks Wapres Jokowi
-
Ditanya Mau Gabung Kalau Anies Bikin Parpol Baru, Sandiaga: Kebetulan Saya...
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang