Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) turut menyoroti Pilkada Jawa Timur 2024 yang memiliki bakal calon seluruhnya perempuan. Yakni, Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini, dan Luluk Nur Hamidah.
Plt. Sekretaris Kementerian PPPA, Titi Eko Rahayu, menyampaikan ketiga srikandi itu dinilai sama-sama memiliki komitemn yang besar terhadap isu perempuan dan anak.
"Jawa Timur ini menarik, termasuk provinsi dengan DPT (daftar pemilih tetap) cukup besar juga ya. Kemudian tiga srikandi maju sebagai calon kepala daerah. Nah ini tiga-tiganya juga punya komitmen yang besar," kata Titi dalam acara media talk Kemen PPPA di Jakarta, Senin (9/9/2024).
Seperti Khofifah yang menjadi calon petahana serta memiliki berbagai pengalaman sebagai menteri, termasuk pernah menjadi Menteri PPPA tahun 1999-2001. Saat itu masih dinamai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (MenegPP).
Risma juga dinilai Titi memiliki komitmen yang tinggi terkait isu perempuan dan anak.
"Ketika beliau menjadi Walikota Surabaya kemudian pada saat menjadi Menteri Sosial, beliau juga sangat peduli, sangat komitmen dengan isu-isu perempuan dan anak, terlebih anak-anak yang memang dari kelompok terlantar," katanya.
Sementara itu, Luluk kader PKB yang menjadi anggota DPR periode 2019-2024. Titi menyebut kalau Luluk cukup agresif dalam mendukung terbitnya undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau TPKS selama menjadi anggota DPR.
Oleh sebab itu, Titi berharap siapa pun yang akan terpilih menjadi Gunernur Jawa Timur nantinya bisa mewujudkan komitmen tersebut dalam menciptakan pemberdayaan terhadap perempuan serta perlindungan terhadap anak.
"Saya yakin program yang ditawarkan, komitmennya juga menurut kami sama. Bahkan lebih kuat lah ya, karena beliau-beliau ini memang termasuk pejuang-pejuang untuk isu perempuan dan anak," kata Titi.
Baca Juga: Ayah Tak Menafkahi Anak, Bagaimana Perspektif Hukum Islam dan Negara?
Berita Terkait
-
Influencer Kecewa hingga Sebut Anies Sulit Diajak Cawe-cawe, Curhatan Sedih Sherly Annavita Bikin "Anak Abah" Mewek
-
Ulasan Buku 'Women in Science', Kontribusi Perempuan dalam Dunia Sains
-
Girls Summit 2024: Investasi Pembangunan bagi Anak Perempuan untuk SDG 2030 dan Visi 2100
-
Ayah Tak Menafkahi Anak, Bagaimana Perspektif Hukum Islam dan Negara?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru