Suara.com - Seorang pegawai minimarket berinisial SZ (25) tega menusuk rekan kerjanya sendiri berinisial SY (21) hingga tewas. Peristiwa maut ini terjadi di salah satu minimarket Gambir Jakpus.
Kapolsek Metro Gambir, Kompol Jamalius Nababan, mengatakan tersangka tega menusuk korban lantaran sakit hati atas perkataan korban.
“Motifnya sakit hati atas kata-kata yang kurang pantas dari korban,” kata Jamalius saat dihubungi awak media, Kamis (12/9/2024).
Jamalius mengatakan korban ditikam menggunakan pisau yang biasa dipergunakan untuk membantu pekerjaan seperti memotong tali.
“Pisau ada di Lokasi itu, biasa dipakai untuk keperluan kerja,” jelas Jamalius.
Tersangka kekinian disangkakan dengan kasus pembunuhan berencana. Lantaran sebelum melakukan aksinya, tersangka sempat mengantongi pisau tersebut.
"Berencana karena dia mempersiapkan pisaunya, disimpan di kantongnya terlebih dahulu,” ucapnya.
Akibat perbuatannya tersangka SZ dijerat dengan pasal 340 KUHP temtang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman mati dan atau semumur hidup, dan atau paling lama 20 tahun penjara.
Baca Juga: Serangan Teroris di Kota Solingen Jerman, 3 Orang Tewas dan 8 Lainnya Terluka
Berita Terkait
-
Gelandangan Tusuk Wanita hingga 46 Kali, Rekaman Suara Bikin Merinding: Sudah Berakhir
-
Pelaku Penusukan Maut di Solingen Ditangkap, Diduga Imigran Suriah
-
Motif Misterius Penusukan Massal di Jerman, Terorisme Jadi Dugaan Awal
-
Serangan Teroris di Kota Solingen Jerman, 3 Orang Tewas dan 8 Lainnya Terluka
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029