Suara.com - Pihak berwenang pada hari Senin mendakwa seorang pria yang diduga merencanakan pembunuhan Donald Trump dengan kejahatan senjata federal.
Berikut adalah lima hal yang perlu diketahui tentang insiden akhir pekan, di mana Secret Service menemukan pria bersenjata di lapangan golf Trump di Florida.
Upaya penembakan
Sekitar pukul 1:30 siang (1730 GMT) pada hari Minggu, seorang agen Secret Service AS melihat laras senapan menunjuk keluar dari semak-semak di Trump International Golf Course di West Palm Beach.
Para agen, yang ditempatkan dalam gelembung keamanan yang bergerak satu atau dua lubang di depan mantan presiden, "menyerang" orang tersebut, kata Rafael Barros dari Secret Service, sementara tersangka melarikan diri.
Pria bersenjata itu tidak "menembakkan atau melepaskan tembakan apa pun," kata penjabat direktur Secret Service Ronald Rowe kepada wartawan pada hari Senin, seraya menambahkan bahwa ia tidak memiliki garis pandang yang jelas terhadap mantan presiden tersebut pada saat konfrontasi.
Polisi menemukan senapan semi-otomatis berisi peluru yang dilengkapi dengan teropong, dua ransel, dan kamera video GoPro dari tempat kejadian, menurut pengaduan pidana yang diajukan pada hari Senin.
Pria bersenjata itu berada "antara 300 dan 500 yard (meter)" dari Trump saat ia ditemukan, kata Sheriff Ric Bradshaw.
"Dengan senapan dan teropong seperti itu, jaraknya tidak terlalu jauh," kata Bradshaw.
Penangkapan terduga pelaku
Sekitar 45 menit kemudian, polisi menangkap seorang tersangka setelah menerima informasi dari seorang saksi yang melaporkan seorang pria melarikan diri dengan kendaraan hitam.
Mobil itu diidentifikasi berdasarkan informasi registrasinya dan terlihat di jalan raya I-95 saat memasuki Martin County yang berdekatan.
Pihak berwenang menghentikan mobil itu, yang pelat nomornya milik kendaraan lain yang dicuri, dan menahan tersangka.
Catatan telepon menunjukkan bahwa ia telah menunggu di semak-semak semalaman, menurut pengaduan pidana.
Siapa tersangkanya?
Berita Terkait
-
Elon Musk Tuding Partai Demokrat Dorong Orang untuk Membunuh Donald Trump
-
Penggemar Taylor Swift Galang Dana Rp613 Juta untuk Kampanye Kamala Harris
-
Nangis Baca Kartu Ucapan Ultah dari Donald Trump, Aksi Anak Lelaki dengan Penyakit Langka Ini Sentuh Hati Warganet
-
Pengakuan Anak Pelaku Penembakan Donald Trump, Sebut Ayahnya Pernah Ke Ukraina
-
Anak Pelaku Penembakan Donald Trump Bongkar Fakta Mengejutkan
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar
-
Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden
-
PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini
-
FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih