Polisi mengidentifikasi calon penyerang sebagai Ryan Wesley Routh, yang diwawancarai AFP di Kyiv pada tahun 2022, tempat ia bepergian untuk mendukung upaya perang melawan Rusia.
Di tengah klaim bahwa Routh terdaftar sebagai pemilih dari Partai Republik atau Demokrat, catatan publik menunjukkan bahwa saat ini dia bukan salah satu dari keduanya.
Postingan media sosial yang tersebar di akun X milik Routh yang kini telah ditangguhkan menunjukkan opini politiknya berubah seiring waktu, dengan dukungan yang ditunjukkan untuk Trump dan Presiden Joe Biden.
Dalam beberapa posting awal tahun ini, Routh menyerukan tiket presiden dari Partai Republik yang menampilkan pengusaha Vivek Ramaswamy dan mantan gubernur Carolina Selatan Nikki Haley. Dia baru-baru ini memberikan suara secara langsung selama pemilihan pendahuluan Demokrat tahun 2024.
Routh, 58 tahun, dilaporkan adalah seorang pembangun yang tinggal di Hawaii, dengan catatan penangkapan selama beberapa dekade dan beberapa negara bagian.
Dia secara teratur memposting tentang politik dan kejadian terkini di media sosial, termasuk kritik terhadap Trump, kata media AS.
Pemilihan yang menegangkan
Insiden itu tampaknya merupakan upaya pembunuhan kedua terhadap Trump, setelah serangan di sebuah rapat umum pada bulan Juli yang membuatnya terluka ringan di telinga kanannya, dengan satu peserta rapat umum tewas.
Sejak itu, Trump telah memindahkan sebagian besar acara kampanye ke dalam ruangan dan berbicara kepada audiens dari balik layar antipeluru. Saingannya dari Partai Demokrat, Kamala Harris, juga mulai berbicara dari balik layar.
Retorika politik Trump selalu agresif, tetapi kampanyenya untuk tahun 2024 telah meningkatkan suhu, dengan fokus pada isu imigrasi yang menjadi topik hangat.
Minggu lalu, kota Springfield di Ohio menerima ancaman bom setelah Trump membuat marah basis pendukungnya terhadap 15.000 warga migran Haiti di kota itu, dengan menuduh mereka memakan hewan peliharaan orang lain.
Secret Service menjadi sasaran
Drama hari Minggu membawa sorotan kembali ke Secret Service AS, yang bertugas menjaga keamanan presiden AS yang sedang menjabat dan mantan presiden.
Serangan terhadap Trump pada rapat umum bulan Juli menimbulkan pertanyaan tentang kompetensi Secret Service dan menyebabkan pengunduran diri direktur lembaga tersebut.
Di Florida, Secret Service tidak mengamankan seluruh lapangan golf, dengan fokus pada zona di sekitar presiden, kata Sheriff Bradshaw.
Berita Terkait
-
Elon Musk Tuding Partai Demokrat Dorong Orang untuk Membunuh Donald Trump
-
Penggemar Taylor Swift Galang Dana Rp613 Juta untuk Kampanye Kamala Harris
-
Nangis Baca Kartu Ucapan Ultah dari Donald Trump, Aksi Anak Lelaki dengan Penyakit Langka Ini Sentuh Hati Warganet
-
Pengakuan Anak Pelaku Penembakan Donald Trump, Sebut Ayahnya Pernah Ke Ukraina
-
Anak Pelaku Penembakan Donald Trump Bongkar Fakta Mengejutkan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta
-
Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan
-
Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz
-
Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah
-
Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun
-
Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk
-
Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan
-
Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy
-
Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar
-
Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman