Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan mobil-mobil mewah terparkir di luar kantor pusat Zomato dan Blinkit di Gurugram menjadi viral di media sosial. Klip yang dibagikan di Instagram itu memperlihatkan sejumlah kendaraan mewah kelas atas, termasuk Aston Martin milik CEO Zomato Deepinder Goyal, yang terparkir di depan gedung kantor tersebut. Mobil-mobil lain dalam video itu termasuk Audi, Mercedes, Porsche, Lamborghini, dan BMW Z4 M40i, yang kabarnya dimiliki oleh CEO Blinkit Albinder Dhindsa.
Video itu dibuka dengan memperlihatkan papan Zomato dan Blinkit raksasa di pintu masuk. Bingkai video itu kemudian berpindah ke area parkir tempat semua mobil mewah kelas atas itu terparkir. Klip itu menampilkan mobil-mobil seperti Porsche 911 Turbo S, Lamborghini Urus, dan Ferrari Roma, di samping Audi, Mercedes, dan BMW. "Tidak begitu normal, kurasa," tulis keterangan pada unggahan Instagram itu.
Klip itu dibagikan di Instagram beberapa hari yang lalu. Sejak saat itu, klip itu telah mengumpulkan lebih dari 56.000 like dan lebih dari 1,3 juta view. Di bagian komentar, sementara beberapa pengguna terkesan, yang lain hanya geli. Beberapa pengguna Instagram juga bercanda bahwa CEO Zomato telah meraup untung dengan menerapkan biaya platform sebesar 6 (Rp1.000) pada setiap pesanan yang dilakukan melalui platform pengiriman makanan.
"Jika Anda memperoleh penghasilan sebesar itu melalui biaya platform, melalui restoran, dan melalui pelanggan, tempat parkir Anda akan terlihat seperti ini," tulis seorang pengguna.
"Dia dapat membelinya. Menagih biaya platform dari pelanggan dan memotong biaya pembatalan pertunjukan dan biaya ketidakhadiran dari mitra pengiriman. Dia menghasilkan banyak uang dari penjarahan," ungkap yang lain.
"Membeli mobil super dengan 6 rupee saya," sindir pengguna ketiga, sementara yang lain menambahkan, "Investor membuang-buang uang."
"Ketika Anda memiliki uang sebanyak ini, memberikan asuransi kesehatan kepada pengantar juga? Atau memberi mereka pf?" komentar pengguna kelima.
Khususnya, kedua platform pengiriman makanan, Zomato dan Swiggy, menaikkan biaya platform mereka sebesar 20 persen menjadi 6 rupee di wilayah tertentu mulai 14 Juli, naik dari biaya sebelumnya sebesar 5 rupee.
Baca Juga: Tak Pakai Jet Pribadi hingga Mobil Mewah, Menag Minta Pejabat Indonesia Contoh Paus Fransiskus
Berita Terkait
-
Mobil Mewah Tunggangan Kaesang Sepulang dari KPK: Pajak Setara Honda Beat, Harga Platnya Mahal
-
Mantan Istri Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika Diduga Terlibat Kasus Gratifikasi Mobil Mewah
-
Mobil Mewah Hampir 1 Miliar Masih Bisa Pakai Pertalite, Ini Daftarnya!
-
E-Materai Bermasalah Bikin Peminat CPNS Gundah, Segini Tajirnya Dirut Peruri: Mobilnya Serba Mewah
-
Tak Pakai Jet Pribadi hingga Mobil Mewah, Menag Minta Pejabat Indonesia Contoh Paus Fransiskus
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara