Suara.com - Beredar di media sosial sebuah narasi yang menyebutkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah kelabakan, lantaran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) buktikan aliran dana anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep.
Narasi tersebut dari channel youtube bernama INFO RAKYAT bernarasikan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) buktikan aliran dana Kaesang Pangarep. Video ini tayang pada 4 September 2024.
Berikut Narasinya:
"KPK KELABAKAN,BENARKAH PPATK SIAP BERIKAN BUKTI JET KAESANG ?,"
"BREAKING NEWS PARAH KPK KELABAKAN! PPATK BUKTIKAN ALIRAN DANA KAESANG,"
Benarkah Informasi tersebut?
Penjelasan:
Setelah ditelusuri, tim Cek Fakta Suara.com, gambar thumbnail yang ditampilkan dalam video tersebut merupakan hasil manipulasi dari gabungan beberapa gambar berbeda.
Beberapa cuplikan video yang ditampilkan juga tidak mendukung klaim narasi.
Baca Juga: Pakar Hukum Pidana UI: Nebeng Kendaraan Orang Lain Bisa Termasuk Gratifikasi
Narator dalam video tersebut hanya membacakan ulang artikel dari tribunnews.com berjudul “PSI Sebut Kaesang Sudah Berada di Jakarta Sejak 28 Agustus, Sempat Pimpin Rapat Persiapan Pilkada”.
Artikel ini membahas tentang Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengatakan bahwa Ketum PSI Kaesang Pangarep saat ini sudah berada di Jakarta dan sempat memimpin rapat koordinasi finalisasi dukungan Pilkada.
Selain itu narator juga membacakan artikel dari tempo.co dengan judul “Sekjen PSI Sebut Kaesang Sudah Pulang dari Amerika dan Ada di Jakarta”. Dalam artikel ini juga membahas terkait Sekretaris Jenderal PSI yang mengatakan Ketua Umum Kaesang Pangarep sudah berada di Jakarta sejak 28 Agustus 2024 lalu setelah pulang dari Amerika Serikat.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, narasi dengan klaim PPATK buktikan aliran dana Kaesang tidak terbukti dan teramasuk ke dalam konten yang dimanipulasi atau berita hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Diperiksa 10 Jam oleh KPK, Bos Maktour Bantah Gunakan Kuota Ilegal Haji 2024
-
Meski Autopsi Ditolak Keluarga, Polisi Tetap Selidiki Kematian Lula Lahfah, Kenapa?
-
Polisi Tunggu Kehadiran Reza Arap untuk Diperiksa sebagai Saksi Kematian Lula Lahfah
-
BNPA dan FK UI Siapkan Pendampingan Psikologis Jangka Panjang untuk Korban Banjir Sumatera
-
KPAI: Narasi Penolakan MBG Keliru, Anak Butuh Pendekatan Psikologis dan Medis
-
Seloroh di Rapat Komisi I, Utut Sebut Budisatrio Djiwandono Berpeluang Masuk Jajaran Pemerintah
-
Kawasan Sukapura Cilincing Kembali Tergenang Banjir, Sudah Lima Kali di Bulan Ini
-
Waspada Angin Kencang, 51 Rumah Hingga Sekolah di Cilincing Sudah Porak-Poranda
-
Nama Eks Stafsus Menag IAA Muncul, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Travel Haji
-
Kapolri Ungkap Akar Sosial Judi Online: Dari Pengangguran hingga FOMO