Suara.com - Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun menorehkan prestasi di bidang atletik karena berhasil finis di acara Berlin Marathon 2024 di Jerman pada Minggu (29/9) lalu. Meski harus melawan 85 ribu pelari dari 161 negara dan menghadapi suhu yang cukup dingin, Misbakhun bisa finis dengan catatan waktu resmi 3 jam, 45 menit.
“Start berlari saat suhu 7-8 derajat celsius. Alhamdulillah bisa menyelesaikan Berlin Marathon 2024, salah satu World Marathon Majors,” ujarnya dikutip Senin (30/9/2024).
Usaha Misbakhun juga tidak sia-sia karena bisa mencatat rekor baru. Sebab, kali ini politisi Partai Golkar itu bisa mencapai finis usai berlari sepanjang 42,195 kilometer.
Diketahui, saat menjadi peserta London Marathon 2024 pada 21 April lalu, Misbakhun mencapai finis dengan catatan waktu resmi 3 jam: 48 menit: 49 detik.
“Ini menjadi personal best record yang memperbaiki catatan waktu London Marathon 2024 lalu. Sampai kilometer 25-30 bisa mempertahankan average pace (kecepatan rata-rata) antara 4:50/km- 5:15/km,” ungkapnya.
Misbakhun juga mengungkap pengalamannya saat ikut Berlin Marathon 2024. Dia pun mengaku sempat terkendala usai peniti penyemat nomor peserta marathon yang dipakainya terlepas.
“Terpaksa berhenti hampir dua menit di kilometer 27 hanya untuk membetulkan peniti,” curhatnya.
Kendala yang sama juga dialami Misbakhun karena penitip penyemat bib number-nya kembali copot. Kejadian itu dialaminya saat dirinya berlari di kilometer 37.
“Untungnya ada penonton wanita baik hati di pinggir jalan yang membantu saya memasang ulang semua peniti sehingga bib number terpasang sangat baik sampai finis,” beber Misbakhun.
Dia juga membeberkan soal persiapannya sebelum mengikuti Berlin Marathon. Menurutnya, hal yang mesti dipersiapkan sebelum ikut maraton seperti mental, disiplin berlatih hingga waktu istirahat yang cukup
“Saya menikmati kompetisi olahraga yang fair,” katanya.
Tak puas dengan rekor terbarunya, Misbakhun mengaku kini ancang-ancang untuk ikut seri lain World Marathon Majors berikutnya. Dia juga turut memasang target menjadi finisher di Chicago Marathon 2024 di Amerika Serikat (AS) pada pada 13 Oktober mendatang.
“Setelah race di Berlin Marathon 2024 langsung balik ke Jakarta untuk pelantikan (DPR RI 2024-2029). Ada jarak dua minggu menuju Chicago Marathon 2024. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk bisa menjadi finisher dengan catatan waktu lebih baik,” paparnya.
Berita Terkait
-
Usai 2 Dekade, Cak Imin Kemasi Barang Tinggalkan Senayan
-
Respons Lima Rekomendasi Pansus Haji, Kemenag: Intinya Revisi Regulasi untuk Perbaikan
-
Pasrah Posisi di DPR 'Diambil' Cucu Soekarno, Arteria Ogah Lawan PDIP: Saya Bukan Anak Nakal
-
Romy Soekarno Anak Siapa? Cucu Presiden Pertama Dapat Kursi DPR Usai Sri Rahayu-Arteria Dahlan Mundur
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet