Suara.com - Acara tahunan yang diinisiasi oleh Suara.com dan International Media Support (IMS), Local Media Summit 2024 berlangsung pada hari ini, Rabu (2/10) di Hotel Sultan, Jakarta.
Pertemuan puncak tahunan para pengelola media lokal di Local Media Summit 2024 menghadirkan banyak talkshow menarik.
Salah satu talkshow menarik di hari pertama Local Media Summit 2024 menghadirkan pembicara Edy Prasetyo Editor in Chief Suara Surabaya, Mifhatul Khoer CEO Depok 24 jam dan Pemenang SATU Indonesia Awards 2023 di bidang Teknologi dari Astra, Reza Permadi.
Pada talkshow bertajuk Inspiring Talks – Serving The Audience of Tomorrow, Reza Permadi berbagi cerita bagaimana ia mendampingi komunitas untuk membangun desa wisata.
Reza menjelaskan bahwa ia menjadi pemenang SATU Indonesia Award pada tahun lalu yang diselenggarakan oleh Astra. Reza yang merupakan dosen jurusan Pariwisata itu mengatakan bahwa ia bekerja dengan komunitas tingkat lokal dengan membangun Pokdarwis atau kelompok sadar wisata.
Fokus utamanya ialah pengembangan ekonomi masyarakat lokal dengan membangun desa wisata. Reza menjelaskan bahwa kerja-kerja yang ia dan timnya lakukan ialah untuk mendorong produk-produk di desa wisata menjadi digitalisasi.
"Mendampingi mereka (masyarakat lokal) untuk punya produk dan produknya dipasarkan secara daring atau digital atau secara langsung," jelas Reza.
Jika merujuk pada data BPS yang disampaikan Reza, total desa di Indonesia mencapai angka 83.813, namun hanya ada 6030 berstatus desa wisata.
"Saya tidak bisa datang ke satu-satu desa wisata ini tapi saat ini dengan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, dengan Astra, dengan Kementerian Parisiwata, Kementerian Desa diaturin dan saya beserta teman-teman berhasil digitaliasi 244 produk dari desa wisata di seluruh Indonesia," jelas Reza.
Baca Juga: Local Media Summit 2024: Pinterest Jadi Alternatif Media Lokal dan UMKM Optimasi Konten
Yang menarik kata Reza bersama Astra untuk program desa wisata ialah bagaimana kerja-kerja dilakukan secara terstruktural dan tetap sasaran.
Seperti yang dilakukan Reza dan timnya di Desa Sejahtera Astra (DSA) Bugisan, Klaten, hal pertama yang dilakukan ialah sosialisasi dan pendampingan.
Setelah itu, pembuatan dan implementasi AVMS DSA Bugisatan, Klaten. Dengan implementasi teknologi via AVMS, dilanjutkan dengan promosi dan produk Desa Sejahtera Astra (DSA) Bugisan, Klaten. Promosi ini dilakukan via daring atau digital.
Menurut Reza, kolaborasi antara media lokal dengan program Astra di Desa Wisata dan DSA ini akan membawa dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
Di sisi lain, Edy Prasetyo dari Suara Surabaya mengatakan bahwa kekuatan media ialah bisa membawa dampak signifikan di tingkatan lokal masyarakat.
"Media bisa melakukan sesuatu dengan power untuk membawa dampak positif. Bagaimana bisa menciptakan media yang baik dan membawa dampak langsung," jelas Edy.
"Media harus bisa menjadi motor penggerak di tingkatan masyarakat lokal. Media harus mampu membuat konten dengan kreatif dan inovatif. Dari sini akan menciptakan nilai di masyarakat," tambahnya.
Berita Terkait
-
Local Media Summit 2024: Pinterest Jadi Alternatif Media Lokal dan UMKM Optimasi Konten
-
Wamenkominfo Nezar Patria Ungkap Strategi Agar Bisnis Media Bisa Bertahan Lama
-
Ignatius Haryanto Jelaskan Homeless Media, Masa Depan Industri Tanpa Platform Tradisional
-
Kasus Kekerasan Seksual Perempuan Masih jadi Isu 'Seksi' Media, Dewan Pers: Bukan Lindungi Korban tapi Diekploitasi
-
Keamanan di Ekosistem Digital: Omar Rajarathnam Serukan Perlindungan Data Pengguna
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
'Dia Pernah Jadi Klienku 25 Tahun', Hotman Paris Colek Prabowo Soal Nasib ABK Fandi Ramadhan
-
Jelang Vonis Anak Riza Chalid, Pengadilan Tipikor Jakarta Dipadati Massa Berkaos Tuhan Maha Baik
-
Hotman Paris di DPR: Tak Masuk Akal ABK Baru Kerja 3 Hari Dituntut Mati karena Narkoba 2 Ton!
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele