Suara.com - Kelompok Houthi Yaman melancarkan serangan pesawat nirawak di Tel Aviv, Israel, pagi ini, untuk mendukung perang Palestina dan Lebanon melawan Israel.
Operasi tersebut mencapai tujuannya karena pesawat nirawak berhasil mencapai target mereka, kata Houthi dalam sebuah pernyataan.
"Angkatan Udara Pesawat Nirawak dari Angkatan Bersenjata Yaman melaksanakan operasi militer yang menargetkan target vital di daerah Yaffa "Tel Aviv" di Palestina yang diduduki menggunakan beberapa pesawat nirawak Yaffa.
Operasi tersebut berhasil mencapai tujuannya, dengan pesawat nirawak mencapai target mereka tanpa dapat dicegat atau dijatuhkan musuh," kata pernyataan tersebut.
Angkatan bersenjata mengatakan serangan tersebut, yang merupakan bagian dari fase kelima dari "Pertempuran Penaklukan yang Dijanjikan", dilakukan untuk mendukung rakyat Palestina dan Lebanon, dan "Banjir Al-Aqsa" Hamas.
Pemberontak Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman dan menganggap Israel sebagai musuh mereka, memasuki perang untuk mendukung Hamas setelah konflik dimulai di Timur Tengah tahun lalu. Mereka adalah bagian dari "Poros Perlawanan" Iran terhadap Israel dan Amerika Serikat.
Houthi telah menembakkan sejumlah rudal ke kota-kota Israel sementara Israel telah melakukan serangan udara di Yaman, yang menargetkan infrastruktur penting termasuk pembangkit listrik.
Pelabuhan laut yang digunakan oleh pemberontak Houthi untuk mentransfer senjata Iran juga menjadi sasaran serangan baru-baru ini.
Baca Juga: Kematian Warga AS di Lebanon, Benarkah Israel Salah Sasaran?
Berita Terkait
-
Hari Ini FIFA Bakal Kartu Merah Israel? Jibril: Jika Tidak Sekarang, Kapan Lagi
-
Adu Kekuatan Militer Hizbullah vs Israel, Mampukah Menandingi Iron Dome?
-
Pemakaman Pimpinan Hizbullah Nasrallah akan Dilakukan Hari Jumat
-
Iran Anggap Musuh Negara Manapun yang Beri Ruang Udara untuk Israel: Semoga Tidak Ada
-
Kematian Warga AS di Lebanon, Benarkah Israel Salah Sasaran?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK