Suara.com - Klip pemain basket fenomenal asal Kanada Jeremy Gohier, yang pada usia 13 tahun sudah setinggi 7 kaki 3 inci atau sekita 2,2 meter, menjulang tinggi di atas lawan-lawannya yang masih remaja telah menjadi viral di internet.
Jeremy Gohier bukanlah anak berusia 13 tahun pada umumnya. Ia sudah jauh lebih tinggi daripada pemain NBA pada umumnya (6 kaki 6 inci) sehingga ia biasanya dapat dengan mudah mengalahkan lawan-lawannya yang masih remaja, melakukan dunk pada mereka dengan mudah, memblok tembakan dengan mudah, dan bergerak di lapangan tanpa ada yang dapat menghentikannya.
Keatletisan dan keterampilan basketnya tidak dapat diremehkan, tetapi tubuh Jeremy yang mengesankan itulah yang membuat semua orang membicarakannya akhir-akhir ini. Dalam cuplikan video yang beredar di media sosial, Gohier terlihat begitu dominan sehingga Anda tidak dapat menahan rasa kasihan kepada anak-anak yang harus bermain melawannya.
Pemain muda fenomenal ini saat ini terdaftar dalam program Sport-Études di Georges-Vanier High School, tetapi orang-orang sudah membicarakan tentang masa depannya yang menjanjikan, karena ia berpotensi menjadi prospek Divisi I teratas saat ia memenuhi syarat untuk bermain basket perguruan tinggi.
Dengan tinggi badannya yang mengesankan, Jeremy Gohier telah dibandingkan dengan sesama pemain basket sensasional Quebec Olivier Rioux yang pada usia 15 tahun menjadi remaja tertinggi di dunia (7 kaki dan 9 inci).
Gohier masih jauh dari mencapai NBA, tetapi ia telah mendapatkan hibah Petro-Canada FACE, yang mendukung atlet Kanada yang menjanjikan.
Hibah ini akan memungkinkannya untuk berpartisipasi dalam turnamen di seluruh Amerika Utara tempat para pencari bakat dapat benar-benar mengukur keterampilan dan potensinya.
Berita Terkait
-
45 Persen Remaja Indonesia Jadi Korban Kekerasan Emosional, Pelakunya Teman Hingga Ortu Sendiri
-
Persaingan Ketat Antar Geng Narkoba di Prancis, Seorang Remaja Ditikam 50 Kali Lalu Dibakar Hidup-hidup
-
Ulasan Novel Latifah Bertemu Hantu, Konfliknya Serba Nanggung
-
Squat 1.000 Kali, Hukuman Kamp Musim Panas Berujung Tragis: Remaja Alami Kerusakan Organ
-
Drama Lolly vs Nikita Mirzani: Konflik Keluarga atau Badai Krisis Remaja?
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia