Suara.com - Sejak terseret skandal akun Fufufafa, gelombang protes terus bergulir menjelang pelantikan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden (Wapres) terpilih pada 20 Oktober 2024 mendatang. Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais turut menyerukan kepada masyarakat untuk melengserkan posisi Gibran sebagai pendamping Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Seruan untuk melengserkan Gibran dari posisi Wapres itu disampaikan Amien Rais lewat cuplikan video berdurasi 37 detik yang belakangan beredar di media sosial, TikTok.
Dilihat Suara.com pada Selasa (8/10/2024), lewat potongan video yang diunggah pemilik TikTok @petrixliem, Amien Rais awalnya menyampaikan akan memberikan kesempatan kepada Gibran untuk dilantik sebagai wapres terpilih pada 20 Oktober mendatang.
"Agar tidak terlalu panjang, sudah waktunya, kita beri kesempatan, Insyaallah 20 Oktober nanti Pak Prabowo dan Gibran, tak apa-apa dilantik dulu," ujar Ketua Majelis Syura Partai Ummat itu.
Namun, eks pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyerukan agar rakyat bergerak untuk memberhentikan Gibran sebagai wapres usai disebut-sebut sebagai pemilik akun Fufufafa yang belakangan bikin geger karena komentar kontroversialnya.
Diketahui, akun Fufufafa sebelumnya disorot publik karena banyak komentarnya berisi hinaan dan pelecehan terhadap sejumlah politisi, tokoh hingga artis. Akun Fufufafa pun sempat menghina Prabowo dan anak kandungnya, Didit Prabowo.
"Setelah itu, 21 Oktober, kita gerakan rakyat untuk menjebol si Gibran si to*** itu ya, si Fufufafa itu yang isi kepalanya kotor, serba pornografi ya," seru Amien Rais.
Dalam potongan video itu, Amien Rais juga menganggap Gibran tak layak menjadi wapres setelah watak aslinya terbongkar lewat akun Fufufafa.
Menurutnya, cara berpikir Gibran bukan untuk kepentingan rakyat dan bangsa.
Baca Juga: Istana Panik usai Kaesang Akui Akun Fufufafa Punya Gibran, Roy Suryo: Dia Orangnya Ceplas-ceplos
"Yang dipikir dia tuh bukan negara kita, kemauan rakyat, keadilan, gak ada ya. Ya maaf kita tahu lah ya," ujarnya.
Beredarnya cuplikan video Amien Rais yang menyerukan agar rakyat 'menjebol' Gibran setelah dilantik sebagai wapres menuai sorotan karena memicu pro-kontra di kalangan netizen.
Sebagian netizen turut mendukung seruan yang disampaikan oleh Amien Rais.
"Maju terus pak Amien rais , rakyat siap mendukung," tulis akun @Dz*****************.
"Luar biasa P. Amin, Bpk Reformasi," timpal akun @W*** disertai emoji api.
Namun, banyak juga yang justru menyindir ucapan Amien Rais soal seruannya untuk melengserkan Gibran usai dilantik wapres. Ada yang menganggap jika ucapan Amien Rais berbahaya karena dianggap memprovokasi orang banyak. Bahkan, netizen bertanya apakah seruan Amien Rais termasuk dalam kategori makar atau bukan.
"Bahaya ni orang tua," sindir akun @ro******.
"Ini termasuk makar bukan ya? serius nanya," timpal akun @A**_******.
"Rakyat mana yg mau dia gerakkan ya," sahut akun @K**_***.
Berita Terkait
-
Istana Panik usai Kaesang Akui Akun Fufufafa Punya Gibran, Roy Suryo: Dia Orangnya Ceplas-ceplos
-
'Berantakan' Klarifikasi Roti Rp400 Ribu, Pandji Sarankan Kaesang-Erina Minta Maaf: Anda Ini Anak dan Menantu Presiden!
-
Sebut Mulyono Pabrik Kebohongan, Amien Rais: Jokowi Bukan Pembohong Profesional, Dia Pembohong Pathologis
-
Blak-blakan Tuding Jokowi Pecinta PKI, Ucapan Amien Rais Ditepis Mahfud MD, Apa Katanya?
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa