Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem menggambarkan Operasi Badai Al-Aqsa sebagai fenomena unik dan awal dari perubahan wajah di Timur Tengah.
“Rezim kriminal Zionis, bersama dengan AS dan Barat, ingin menakut-nakuti kami, tetapi kami tidak takut pada mereka dan kami tidak akan mundur dari tujuan kami. Kami adalah anak-anak dari martir Sayyid Hassan Nasrallah, dan kami akan mengalahkan rezim Zionis.” kata Sheikh Naim Qasse, dalam pidatonya pada hari Selasa.
Ia juga mengatakan bahwa negara-negara di kawasan itu memiliki keyakinan kuat dalam kebijakan perlawanan, menambahkan bahwa Operasi Badai Al-Aqsa menandai awal dari perubahan di Timur Tengah melalui kehadiran dan peran perlawanan.
Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah menekankan bahwa sebelum Operasi Badai Al-Aqsa, tujuan penjajah adalah untuk mengakhiri perlawanan dan melakukan genosida terhadap rakyat Palestina, mencatat bahwa tindakan musuh bukanlah pertarungan, melainkan pembunuhan kemanusiaan dan negara-negara yang mencari kebebasan.
Dia menambahkan bahwa tanpa dukungan Amerika Serikat, agresi Israel akan berhenti dalam waktu satu bulan, mencatat bahwa jika Barat tidak mendukung Israel, rezim ini tidak akan dapat dilanjutkan.
Sheikh Naim Qassem mengatakan bahwa Amerika Serikat adalah mitra utama dan kaki tangan dalam kejahatan yang dilakukan oleh rezim kriminal Zionis.
Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah menekankan bahwa perlawanan di Gaza dan Tepi Barat, serta operasi di dalam wilayah pendudukan, menunjukkan bahwa bangsa dan perlawanan Palestina tidak dapat dikalahkan.
Mengenai perkembangan terakhir di Lebanon, ia menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berulang kali menyatakan bahwa ia menginginkan Timur Tengah yang baru.
Sejarah telah menunjukkan bahwa rezim Zionis menimbulkan bahaya bagi kawasan dan dunia, katanya, menambahkan bahwa Israel bertujuan untuk memaksakan kebijakannya pada semua negara di kawasan dan rakyat mereka.
Sheikh Naim Qassem mengatakan bahwa rezim Zionis tidak akan berhasil, dan perlawanan akan mengatasinya.
Dia juga menyatakan bahwa perlawanan akan menimbulkan kekalahan yang signifikan pada musuh, yang mengarah ke akhir perang.
Selain itu, ia menyebutkan bahwa Iran menunjukkan dukungannya untuk perlawanan dengan menargetkan jantung Tel Aviv dengan rudal True Promise 1 dan 2.
Berita Terkait
-
Bila Diserang, Iran Siap Hancurkan Israel: Jangan Menguji Tekad Kami
-
115 Warga Palestina Tewas Setiap Hari! Malaysia Desak Dunia Hentikan Kebisuan Atas Kekejaman Israel
-
Dapat Dukungan Iran, Naim Qasim Tegaskan Hizbullah Masih Utuh Meski Terus Diserang Israel
-
Terbaru! Israel Serang Wilayah Beirut Selatan, Komandan Senior Hizbullah Suhail Hussein Husseini Tewas
-
Beredar Video Deti-detik Terakhir Keberadaan Yahya Sinwar, Bawa 25 Kg Bahan Peledak Menyusuri Terowongan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern