Suara.com - Sekolah Nurul Fikri Islamic School meraih sertifikasi ISO 21001:2018 untuk pengelolaan satuan pendidikan SMAIT Nurul Fikri yang berlokasi di Kota Depok Jawa Barat.
Sebagai informasi, sertifikasi ISO 21001:2018 merupakan standar internasional yang berfokus pada sistem manajemen organisasi pendidikan.
ISO 21001 dirancang untuk membantu institusi pendidikan, tanpa memandang jenis, ukuran, atau lokasi geografisnya, memenuhi beragam kebutuhan dan harapan pemangku kepentingan. Ini termasuk siswa, orang tua, badan pengawas, dan masyarakat luas.
Dengan menerapkan ISO 21001, lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah dapat mengoptimalkan proses, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan menunjukkan dedikasi terhadap pendidikan bermutu.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah, menilai raihan sertifikasi Nurul Fikri Islamic School adalah bukti komitmen sekolah tersebut dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas.
"Sertifkat ISO 21001-2018 yang diraih SMAIT Nurul Fikri mencerminkan komitmen Nurul Fikri dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan terstruktur sesuai standar internasional," kata Siti Chaerijah Aurijah.
Sementara itu, Pembina Nurul Fikri Islamic School, Musholi, menjelaskan bahwa kualitas dan profesionalitas menjadi perhatian sekolahnya. Tentu juga sesuai dengan nilai-nilai dalam Islam.
Selain itu, Nurul Fikri Islamic School juga pernah meraih nilai rata-rata UNBK terbaik di Depok. Pada 2024, tingkat penerimaan lulusannya di PTN dan PTLN mencapai 87,3%.
"Alhamdulillah sejak didirikan Nurul Fikri Islamic School telah mengantarkan banyak siswa meraih prestasi baik dalam aspek akademik maupun non akademik," kata Musholi.
"Dalam aspek pembangunan karakter misalnya, Nurul Fikri Islamic School menjadi sekolah dengan capaian tertinggi dalam pembinaan pramuka yaitu pramuka garuda siaga dan penggalang terbanyak di kota Depok," lanjutnya.
"Demikian pula dalam aspek akademik, SMA IT Nurul Fikri menjadi sekolah terbaik di kota Depok dari capaian rata-rata UNBK di tahun 2017 dan rata-rata hasil ujian masuk perguruan tinggi (UTBK) tahun 2022 dengan tingkat penerimaan di PTN dan PTLN 87,3% di tahun 2024,” tuturnya menutup.
Musholi
Berita Terkait
-
Sekolah Orang Kaya, Wajar Saja Program Makan Gratis Gibran di SMA 70 Banjir Kritik karena Tak Tepat Sasaran
-
Tingkatkan Minat Baca, SMA Negeri 1 Purwakarta Bangun Literasi Sastra Melalui Bahasa Puisi
-
Terkuak! Riwayat Pendidikan Gibran yang Jarang Diketahui Publik, 2 Kali SMA
-
Riwayat Pendidikan Gibran Rakabuming Dinilai Janggal, 2 Kali SMA Selama 5 Tahun
-
Lomba Hias Tumpeng Warnai Maulid Nabi di SMA Negeri 1 Purwakarta
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara
-
Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel
-
Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU
-
Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik
-
Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF
-
Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza
-
Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional
-
Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI
-
Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?
-
LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun