Suara.com - Badai Milton menerjang wilayah Florida dengan kekuatan luar biasa, membawa angin kencang yang mencapai kecepatan 120 mph (193 km/jam) saat menghantam daratan di dekat Siesta Key, Kabupaten Sarasota. Badai ini terjadi pada Rabu malam, sekitar pukul 20.30 waktu setempat, menurut laporan dari Pusat Badai Nasional (NHC) di Miami.
Akibat dari badai ini, lebih dari 125 rumah mengalami kerusakan parah, bahkan sebelum Milton mencapai daratan. Banyak rumah mobil di komunitas lanjut usia yang hancur.
Menurut Kevin Guthrie, Direktur Manajemen Darurat Florida, badai ini juga memutus aliran listrik ke lebih dari tiga juta rumah dan bisnis di negara bagian itu, dengan daerah Sarasota dan Manatee menjadi yang paling terdampak.
Tidak hanya itu, badai Milton juga memicu terjadinya setidaknya 27 tornado di berbagai wilayah Florida. Salah satu tornado tersebut dilaporkan menyebabkan empat korban jiwa di Kabupaten St. Lucie, sementara beberapa korban lainnya harus dilarikan ke rumah sakit.
Di kota St. Petersburg, sebuah crane dilaporkan ambruk menimpa sebuah gedung, dan beberapa wilayah mengalami curah hujan yang sangat tinggi, lebih dari 16 inci. Sementara itu, Tampa Bay, meski tidak terkena dampak langsung dari badai, diperkirakan akan dilanda gelombang badai yang bisa menyebabkan banjir bandang.
Pejabat setempat telah mengeluarkan peringatan evakuasi bagi hampir dua juta orang yang tinggal di sepanjang pesisir barat Florida. Namun, banyak warga yang memilih untuk bertahan.
Cathie Perkins, Direktur Manajemen Darurat di Kabupaten Pinellas, memperingatkan bahwa badai Milton bisa lebih merusak dibandingkan badai sebelumnya. Dia mendesak warga untuk segera mengungsi demi keselamatan mereka.
Presiden Joe Biden dalam pernyataannya di Gedung Putih mengatakan bahwa badai ini diperkirakan menjadi salah satu badai paling menghancurkan di Florida dalam 100 tahun terakhir. Biden juga mengingatkan bahwa badai Milton bisa menyebabkan hilangnya nyawa dan menghancurkan komunitas, serta meminta semua pihak yang berada di jalur badai untuk mengikuti arahan pejabat lokal.
Meski kekuatan angin badai ini menurun menjadi 90 mph pada malam hari, dampaknya tetap terasa di berbagai wilayah. Badai ini juga diprediksi akan melemah ketika bergerak menuju Samudra Atlantik, namun ancaman gelombang badai dan banjir masih akan terus terjadi di wilayah pesisir timur Florida.
Baca Juga: Pede Sudah Menang di Pilpres AS, Donald Trump Tolak Debat Kedua dengan Kamala Harris
Berita Terkait
-
Pede Sudah Menang di Pilpres AS, Donald Trump Tolak Debat Kedua dengan Kamala Harris
-
Calon Anggota Kongres AS Berpose dengan Istri dan Anak Palsu Demi Suara?
-
AS Desak Israel untuk Segera Atasi Krisis Kemanusiaan di Gaza
-
AS Peringatkan Israel: Jangan Ulang Kehancuran Gaza di Lebanon!
-
Netanyahu Sebut Lebanon Bakal Hancur Seperti Gaza, Amerika Serikat: Itu Bukan Keinginan Kami
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan