Suara.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut digandeng Kementerian Kesehatan RI dalam program eliminasi malaria 2030 di Indonesia. Diketahui bahwa SBY saat ini tengah menjabat sebagai dewan penasihat di Asosiasi Pemimpin Malaria Asia Pasifik atau APLMA.
Dalam posisi jabatan tersebut, SBY bertugas mengentaskan malaria tidak hanya di Indonesia, tapi juga se-Asia Pasifik. SBY menyampaikan bahwa tahun depan Indonesia akan menjadi tuan rumah dari acara Malaria Summit se-Asia Pasifik.
Dalam mempersiapkan acara tersebut, SBY mengaku turut membahasnya dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Menurut SBY, acara Malaria Summit itu nantinya akan menjadi momentum penting dalam meningkatkan kerja sama regional untuk melawan malaria.
"Insyaallah tahun depan akan ada Malaria Summit se-Asia Pasifik di Indonesia. Saya sudah bertemu dengan presiden terpilih Prabowo Subianto, beliau juga memberikan perhatian yang bagus. Bersama menteri kesehatan, kita akan bekerja sama dengan negara-negara di Asia Pasifik. Kerja sama regional sangat diperlukan," kata SBY dalam peluncuran roadmap malaria Kemenkes RI yang disiarkan virtual, Kamis (10/10/2024).
Sebagai penasihat dalam APLMA, SBY punya peran penting untuk mengajak negara-negara di Asia Pasifik untuk bersinergi dalam upaya eliminasi malaria. Menurutnya, kerja sama lintas negara akan mempercepat proses pemberantasan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk malaria tersebut.
Terkait roadmap yang diluncurkan ileh Kemenkes RI, SBY memberikan pujian. Dia yakin kalau strategi Indonesia dalam berantas malaria dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain di kawasan Asia Pasifik.
“Saya mengucapkan apresiasi yang tinggi dengan diluncurkannya roadmap. Saya sudah baca intisari dari roadmap ini, beautiful. Ini good initiative dan saya yakin Indonesia bisa menjadi model di kawasan Asia Pasifik dalam upaya eliminasi malaria,” ujarnya.
SBY juga mengaku optimistis bahwa Indonesia mampu mengatasi tantangan zoonosis atau penyakit yang disebabkan hewan, seperti malaria.
SBY mencontohkan, dari pengalaman sebagai Presiden Indonesia selama 10 tahun, Indonesia telah mampu memerangi penyakit flu burung di masa lalu, meskipun negara saat itu tengah dilanda berbagai bencana.
“Kita pernah berhasil memerangi flu burung, padahal itu baru saja kita kena musibah tsunami. Kemudian juga setelah flu burung ada lagi krisis ekonomi global. Namun, our country, our government could do what we have to do. Artinya, make the impossible jadi possible,” ujar SBY.
Berita Terkait
-
Dicap Sama-sama Oligarki, LBH Indonesia Yakin Prabowo Bakal Teruskan PSN Era Jokowi: Endingnya Cuan buat Para Kolega
-
Dituduh Hina Gibran Sebagai Simbol Negara, Roy Suryo Ledek Pasukan Bawah Tanah Jokowi: Jangan Kayak Fufufafa Malas Baca!
-
Roy Suryo Ngaku Senang jika Segera Dipanggil Bareskrim: Alhamdulillah, Pintu Bagus Bagi Polri Ungkap Pemilik Fufufafa
-
Ngaku Siap Pasang Badan jika Prabowo 'Dicubit', Video Pidato Kaesang Tuai Cibiran: Masih Songong Aja Nih Bocah Ingusan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021