Suara.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto langsung meninggalkan rumahnya di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (15/10/2024) sore. Menggunakan mobil warna putih, ia pergi tak lama setelah pemanggilan calon wakil menteri dan kepala lembaga atau badan rampung.
Sebelum mobil yang dikendarai tancap gas, Prabowo sempat membuka kaca mobil dan menyapa awak media. Tanpa menjawab pertanyaan soal agenda hari ini, Prabowo justru langsung mengajak wartawan mendoakan Tim Nasional atau Timnas Indonesia yang sedang bertanding melawan China pukul 19.00 WIB ini.
"Yang penting kita berdoa Indonesia menang nanti malam," kata Prabowo.
Ditanya di mana Prabowo akan menonton pertandingan Timnas, Prabowo tak menjawab. Ketua Umum Partai Gerindra itu juga tak menyebutkan saat diminta memprediksi skor akhir.
"Yang penting menang," ucapnya.
"Yang penting skor, yang penting kita menang kalau bisa," tambahnya memungkasi.
Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto telah rampung memanggil 59 calon wakil menteri dan kepala lembaga atau badan di kediamannya, Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024). Mereka telah menemui Prabowo dan membahas soal jabatan yang akan diemban nanti.
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan meski sudah dipanggil, masih ada sejumlah posisi yang belum pasti alias masih dinamis. Ia menyebut satu atau dua hari menjelang pelantikan 20 Oktober nanti susunan kabinet lengkap sudah dipastikan.
"Ya pada hari ini jadi pemanggilan atau mengundang wakil menteri dan kepala badan sudah kita selesaikan mungkin masih ada satu dua nanti yang dinamis sampai dengan tanggal 18 atau terakhir 19 itu mungkin masih ada beberapa pertimbangan-pertimbangan," ujar Dasco usai pemanggilan di rumah Prabowo.
Ditanya soal apakah posisi yang dinamis menunggu pertemuan dengan PDIP, Dasco tak mau membenarkannya.
"Ya soal pertemuan kan sudah disampaikan pasti ketemu untuk hal hal lain nanti kita akan sampaikan pada waktunya kepada media," tuturnya.
Ia juga tak mau membeberkan posisi mana saja yang sudah dipastikan pengisinya. Masih ada sejumlah pertimbangan yang dilakukan internal Prabowo.
"Jadi tadi ada beberapa yang kemudian diundang sehingga nanti kita pada waktunya akan disampaikan kepada media nah tadi itu nama-nama yang diundang pun nanti masih dalam pertimbangan-pertimbangan yang akan diputuskan pada waktunya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Apakah Veronica Tan Sudah Menikah Lagi? Mantan Istri Ahok Dipanggil Prabowo
-
Dipanggil Prabowo Subianto, Giring Ganesha: Saya Dikasih Tugas Besar
-
Rekan Jejak Fadli Zon, Dipercaya Kompeten Jadi Menteri Budaya dan Sejarah
-
Persatukan Cak Imin dan Gus Ipul Dalam Kabinet, Prabowo Terlihat Jelas Ingin 'Menyenangkan' Semua Pihak
-
Pemanggilan Selesai, Ini Daftar 59 Nama Calon Wamen Dan Kepala Lembaga Yang Dipanggil Prabowo
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas